Antrean Panjang di Lamongan, Warga Serbu Tebus Sembako Murah Rp15 Ribu

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Kenaikan harga kebutuhan pokok dalam beberapa minggu terakhir membuat banyak keluarga harus berpikir ulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hal ini terlihat jelas di Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Minggu (21/9/2025), ketika ratusan warga rela antre sejak pagi demi memperoleh paket tebus sembako murah.

Acara yang dipusatkan di kawasan Tikung Kota Baru itu menyediakan sebanyak 300 paket sembako bersubsidi.

Setiap paket berisi 1 kilogram gula pasir dan 1 liter minyak goreng, yang dapat ditebus warga hanya dengan harga Rp15 ribu.

Harga ini dianggap sangat terjangkau, mengingat di pasaran harga kedua komoditas tersebut kini bisa mencapai dua kali lipat.

Panitia pelaksana kegiatan, Subandi, menyebutkan bahwa program ini memang dirancang sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga bahan pokok.

Baca Juga :  Lapas Lamongan Kembangkan Pertanian Produktif: Warga Binaan Diberi Keterampilan dan Kontribusi ke Negara

Menurutnya, dengan hanya Rp15 ribu warga bisa membawa pulang dua kebutuhan utama dapur, sesuatu yang sulit didapatkan di pasaran dengan harga normal saat ini.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah mendukung stabilitas ekonomi masyarakat kecil.

Dengan adanya kegiatan ini, beban pengeluaran rumah tangga diharapkan dapat sedikit berkurang, terutama bagi keluarga dengan pendapatan terbatas.

Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean sejak pagi. Salah satu warga, Neni, mengaku rela datang lebih awal agar tidak kehabisan jatah paket sembako.

Ia menuturkan bahwa kenaikan harga belakangan ini memaksa dirinya lebih cermat mengatur pengeluaran rumah tangga.

Menurut Neni, adanya program tebus sembako murah ini benar-benar membantu. Dengan Rp15 ribu, ia bisa membawa pulang gula dan minyak goreng, dua bahan yang biasanya cukup menguras anggaran dapur.

Baca Juga :  120 Koperasi Desa Merah Putih Resmi Diluncurkan: Mojokerto Pacu Ekonomi Kerakyatan dari Akar Rumput

Hal ini membuatnya sedikit lebih tenang dalam menghadapi kondisi harga pangan yang kian mahal.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, namun juga memunculkan harapan agar pemerintah mengambil langkah nyata dalam mengendalikan harga sembako.

Banyak warga berharap program semacam ini digelar lebih rutin, sehingga kebutuhan dasar tetap bisa dijangkau oleh masyarakat kecil.

Selain itu, warga juga meminta pemerintah untuk menstabilkan harga bahan pokok di pasaran, bukan hanya dengan menggelar operasi pasar atau program subsidi sementara, melainkan dengan kebijakan jangka panjang yang lebih menyentuh akar persoalan.

Fenomena antrean panjang di Lamongan menunjukkan betapa pentingnya program tebus sembako murah bagi masyarakat.

Paket berisi gula dan minyak goreng seharga Rp15 ribu menjadi solusi praktis di tengah naiknya harga kebutuhan pokok.

Baca Juga :  Strategi Jitu Agar Lolos Seleksi CPNS 2025

Meski hanya sementara, program ini setidaknya mampu meringankan beban ekonomi keluarga.

Ke depan, dukungan dari pemerintah pusat maupun daerah sangat diharapkan agar harga sembako tetap terkendali, sehingga masyarakat tidak harus terus-menerus mengandalkan bantuan sementara untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru