Harga Cabai di Kediri September 2025: Pasokan Naik, CMB Turun, CRM Melonjak

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 13 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Ketersediaan cabai di Kabupaten Kediri mengalami peningkatan signifikan pada Jumat (12/9/2025).

Menurut laporan Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI), pasokan Cabai Merah Besar (CMB) yang sebelumnya hanya 6 ton bertambah menjadi 10 ton. Lonjakan suplai ini langsung memengaruhi harga jual di Pasar Induk Pare, menyebabkan sebagian varietas CMB turun.

APCI melaporkan bahwa hampir semua varietas CMB mengalami penurunan harga.

Varietas Gada MK yang sehari sebelumnya Rp24.000/kg kini turun Rp3.000 menjadi Rp21.000/kg.

Varietas Imola juga melemah Rp3.000 dari Rp22.000/kg menjadi Rp19.000/kg.

Varietas Sandi 08 turun Rp2.000 dari Rp20.000/kg menjadi Rp18.000/kg.

Penurunan ini terjadi karena jumlah pasokan yang melimpah, terutama dari daerah penghasil utama seperti Kediri, Malang, Blitar, dan Jember.

Baca Juga :  Lowongan Kerja Staff Logistik Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk Kediri Tahun 2025 (Apply Now)

Berbeda dengan CMB, harga Cabai Rawit Merah (CRM) justru melonjak.

Varietas Brengos 99 naik cukup tajam Rp5.000 dari Rp24.000/kg menjadi Rp29.000/kg.

Varietas Asmoro 043 ikut terkerek Rp5.000 dari Rp22.000/kg menjadi Rp27.000/kg.

Varietas Prentol/Tumi 99 mengalami kenaikan Rp3.000 dari Rp19.000/kg menjadi Rp22.000/kg.

Menurut Ketua APCI Kediri, Suyono, kondisi ini dipengaruhi perbedaan ketersediaan pasokan.

Ia menyebutkan, walaupun CMB mengalami surplus, CRM justru terbatas sehingga mendorong harga naik.

Sementara itu, harga Cabai Merah Keriting (CMK) tidak mengalami perubahan.

Varietas Boos Tavi tetap di Rp30.000/kg.

Varietas Sibad masih bertahan di Rp28.000/kg.

Kestabilan harga CMK dinilai positif bagi pasar, mengingat jenis ini juga memiliki permintaan tinggi di Jabodetabek dan industri.

Baca Juga :  Piodalan di Pura Mandhara Giri Semeru Agung Dorong UMKM dan Homestay Lokal, Perputaran Uang Capai Puluhan Juta Rupiah

Selain laporan harga, APCI juga merinci alur distribusi cabai ke berbagai daerah. Dari Pasar Induk Pare:

Cabai Merah Keriting dikirim sebanyak 0,7 ton ke wilayah Jabodetabek.

Cabai Rawit Merah mencapai 1,5 ton untuk Jabodetabek dan 4 ton tambahan untuk wilayah Kalimantan.

Cabai Merah Besar sebagian besar, yaitu 6,5 ton, diserap oleh industri.

Sementara pasokan yang masuk ke Kediri tercatat:

CMB sebanyak 10 ton dari Kediri, Malang, Blitar, dan Jember.

CMK sebesar 2 ton dari Kediri dan Jember.

CRM mencapai 14 ton dari Kediri, Malang, dan Jombang.

Fluktuasi harga cabai pada September 2025 ini menunjukkan dinamika pasar yang dipengaruhi langsung oleh volume pasokan.

Baca Juga :  Harga Cabai Merah Keriting di Kediri Naik Rp8.000 Akibat Pasokan Menyusut

Surplus CMB menekan harga, sementara keterbatasan CRM justru membuat harganya naik.

Dengan distribusi yang tersebar hingga Jabodetabek dan Kalimantan, Kediri kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu sentra cabai utama di Indonesia.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru