Panen Raya Ikan Nila di Desa Mulyoarjo: Bukti Keberhasilan Budidaya Perikanan Warga

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Warga Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, merayakan keberhasilan besar melalui panen raya ikan nila pada Rabu (10/9/2025).

Dari 13.000 bibit yang ditebar pada bulan April, hasil yang dipetik mencapai sekitar 2,3 ton ikan nila. Keberhasilan ini merupakan wujud nyata dari program budidaya ikan yang telah dirintis sejak awal tahun.

Bibit ikan nila yang dipanen tersebut merupakan bantuan langsung dari Dinas Perikanan Kabupaten Malang, sementara pembangunan kolam dilakukan dengan dukungan penuh dari PUSDA.

Pengerjaan kolam berlangsung sekitar dua bulan dan dinilai sangat membantu warga dalam memulai usaha perikanan dengan lebih serius.

Menurut Kepala Desa Mulyoarjo, Rokhim, keberhasilan panen ini tidak lepas dari gotong royong warga yang menjaga serta merawat kolam bersama.

Baca Juga :  Bupati Subandi: May Day Jadi Momentum Perkuat Aspirasi dan Harmoni Buruh di Sidoarjo

Ia menegaskan bahwa sumber air yang digunakan aman karena bebas dari limbah, sehingga kualitas ikan nila tetap terjaga.

Rokhim juga menyampaikan rasa syukurnya atas hasil panen kali ini.

Ia menilai, capaian 2,3 ton bukan hanya menambah pemasukan warga, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

Keberhasilan tersebut memotivasi masyarakat untuk memperluas usaha budidaya ikan di lahan lain.

Panen raya di Desa Mulyoarjo tidak sekadar menghasilkan ikan dalam jumlah besar, tetapi juga membawa dampak sosial-ekonomi yang signifikan.

Warga mendapatkan tambahan penghasilan dari hasil penjualan ikan nila, sementara desa memperoleh peluang baru untuk memperkuat sektor perikanan sebagai bagian dari program pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  Budidaya Ikan Kerapu Kader Ansor Sapeken: Dorong Kemandirian Ekonomi Kepulauan Sumenep

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan potensi besar yang dimiliki desa dalam bidang agro-perikanan.

Dengan manajemen kolam yang baik serta dukungan teknologi sederhana, budidaya ikan nila terbukti mampu menjadi salah satu penopang ekonomi desa.

Meski hasil panen cukup menggembirakan, Rokhim menekankan bahwa masih ada sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian.

Salah satunya adalah kondisi saluran irigasi yang dinilai perlu segera diperbaiki agar keberlanjutan budidaya ikan nila bisa lebih optimal.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah ke depan diharapkan tidak berhenti pada pemberian bibit atau pembangunan kolam saja, tetapi juga menyentuh infrastruktur penting seperti irigasi.

Dengan perbaikan fasilitas tersebut, Desa Mulyoarjo diyakini dapat menjadi contoh sukses dalam pengembangan perikanan desa di Kabupaten Malang.

Baca Juga :  Meningkatkan Kepercayaan dan Penjualan dengan Testimoni Pelanggan

Selain menjadi momentum ekonomi, panen raya ini juga menghadirkan suasana kebersamaan yang kental.

Warga berkumpul di sekitar kolam, menyaksikan langsung hasil kerja keras mereka selama berbulan-bulan.

Rasa syukur menyelimuti acara, menjadikannya bukan hanya panen hasil bumi, melainkan juga panen semangat persatuan.

Dengan capaian ini, Desa Mulyoarjo semakin mantap melangkah sebagai desa dengan potensi perikanan unggulan, yang mampu memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru