SPS Corporate Jadi Teladan Industri Tisu Nasional, Apindo Jatim Beri Apresiasi

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur memberikan apresiasi tinggi kepada SPS Corporate, salah satu perusahaan tisu terbesar di Indonesia, yang tahun ini merayakan 30 tahun perjalanan usahanya.

Perusahaan tersebut dianggap sebagai kebanggaan Jawa Timur sekaligus teladan industri nasional berkat komitmennya menjaga standar tinggi dalam produksi.

Ketua Apindo Jawa Timur, Eddy Widjanarko, menuturkan bahwa keberhasilan perusahaan ini tidak lepas dari pengelolaan pabrik yang profesional, bersih, dan berfokus pada aspek keberlanjutan.

Menurutnya, perhatian serius terhadap kebersihan, sistem higiene, serta pengelolaan limbah menjadi modal penting yang membuat SPS Corporate mampu bersaing di tingkat global.

Eddy menambahkan, pencapaian perusahaan asal Jawa Timur ini bisa menjadi inspirasi bagi industri lain.

Baca Juga :  Rokib, Pemuda Pelopor Sampang yang Hidupkan Batik Madura Lewat Inovasi dan Edukasi

Ia menilai tata kelola modern dan keberpihakan pada kualitas menjadi kunci daya saing yang perlu ditiru pelaku usaha di sektor lain.

Dalam momen perayaan tersebut, SPS Corporate juga menerima kunjungan istimewa dari 10 Duta Besar dan Calon Duta Besar dari berbagai negara.

Para perwakilan diplomatik yang hadir berasal dari Singapura, Jepang, Vietnam, Bangladesh, Mesir, Yaman, Suriah, Korea Utara, Slowakia, dan Ekuador.

Kunjungan itu tidak hanya menunjukkan ketertarikan internasional pada industri manufaktur Indonesia, tetapi juga memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di mata global.

Salah satu calon Dubes RI untuk Vietnam, Adam Sugiyo, menyampaikan rasa kagumnya terhadap fasilitas produksi SPS Corporate yang telah sepenuhnya modern dan otomatis.

Baca Juga :  Rahasia Bisnis Berkualitas: Pentingnya Memilih Bahan Baku yang Konsisten

Ia menilai keberadaan perusahaan semacam ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia memiliki kapasitas menghasilkan produk berkelas dunia.

Menurut Adam, tugas diplomasi ekonomi di luar negeri adalah membuka pasar baru agar produk unggulan Indonesia dapat lebih dikenal dan diterima masyarakat internasional.

Keberhasilan SPS Corporate bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga dalam menembus pasar internasional.

Saat ini, produk-produk tisu dari perusahaan tersebut telah diekspor ke lebih dari 80 negara di seluruh dunia.

Capaian ini menegaskan bahwa standar kualitas dan konsistensi produksi mereka sudah diakui secara global.

Apindo Jawa Timur berharap, keberhasilan SPS Corporate bisa menjadi inspirasi bagi perusahaan lain di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Minyak Goreng Bersubsidi di Malang Dijual Melebihi HET, Produsen Jadi Sorotan

Dengan mengedepankan inovasi, kebersihan, serta pengelolaan lingkungan yang baik, industri daerah dapat lebih siap menghadapi persaingan global.

Apresiasi yang diberikan Apindo Jatim kepada SPS Corporate menjadi bukti bahwa industri lokal mampu berkembang menjadi pemain global bila dikelola dengan profesional dan berkelanjutan.

Kunjungan para duta besar pun mempertegas bahwa dunia internasional semakin menaruh perhatian pada produk buatan Indonesia.

Dengan rekam jejak ekspor ke 80 negara, SPS Corporate tidak hanya menjadi kebanggaan Jawa Timur, tetapi juga ikon industri nasional yang layak dijadikan teladan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru