UMKM dan IKM Sidoarjo Terus Tumbuh, Jadi Penopang Ekonomi dan Lapangan Kerja Baru

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Sidoarjo terus mengalami peningkatan.

Perkembangan ini tidak hanya menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga membantu menyediakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

Irawan, salah satu tokoh yang aktif dalam pemberdayaan UMKM, menegaskan bahwa hadirnya banyak unit usaha di daerah menjadi solusi nyata agar masyarakat tidak perlu bekerja jauh ke luar kota.

Menurutnya, keberadaan UMKM dan IKM di sekitar tempat tinggal sudah mampu menyediakan lapangan pekerjaan yang bermanfaat bagi warga sekitar.

Berdasarkan data terbaru, jumlah IKM di Sidoarjo mengalami lonjakan dari 15 ribu menjadi 17 ribu unit dalam kurun waktu tertentu.

Baca Juga :  Piodalan di Pura Mandhara Giri Semeru Agung Dorong UMKM dan Homestay Lokal, Perputaran Uang Capai Puluhan Juta Rupiah

Peningkatan ini menjadi bukti bahwa sektor industri kecil di Sidoarjo memiliki potensi besar untuk berkembang, sekaligus mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan.

Fenomena tersebut juga sejalan dengan tren nasional, di mana UMKM mencapai 67 juta unit dan IKM sekitar 4,4 juta unit.

Angka ini menegaskan bahwa sektor usaha skala kecil dan menengah masih menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

Perkembangan UMKM dan IKM dinilai memberikan kontribusi luar biasa dalam perekonomian.

Selain membantu meningkatkan pendapatan masyarakat, keberadaan unit usaha kecil ini juga menjadi sarana pemberdayaan lokal.

BHS, salah satu penggerak industri, menekankan bahwa Kementerian Perindustrian perlu mampu mengakomodasi perkembangan ini agar pertumbuhan UMKM dan IKM semakin terarah dan berdaya saing.

Baca Juga :  Baznas Bondowoso Dorong Ekonomi Desa Berbasis Gotong Royong  dengan Menyalurkan 55 Ekor Domba

Menurutnya, dukungan kebijakan dari pemerintah pusat maupun daerah sangat penting untuk memperkuat kapasitas dan produktivitas pelaku usaha.

Dengan bertambahnya jumlah UMKM dan IKM, peluang kerja bagi masyarakat lokal semakin terbuka.

Hal ini berdampak positif karena warga tidak harus mencari pekerjaan di luar daerah.

Kondisi tersebut membuat roda perekonomian di wilayah Sidoarjo berputar lebih cepat, sekaligus mengurangi angka pengangguran.

Irawan menambahkan, keberadaan lapangan kerja lokal memberikan manfaat jangka panjang, mulai dari peningkatan kesejahteraan hingga tumbuhnya kreativitas usaha baru.

“UMKM dan IKM terbukti mampu membuka peluang kerja yang lebih luas sekaligus memberikan kontribusi besar pada ekonomi,” ujarnya.

Pertumbuhan pesat UMKM dan IKM di Sidoarjo menunjukkan betapa pentingnya sektor ini dalam menopang perekonomian daerah dan nasional.

Baca Juga :  Meriahkan Ramadan, Bupati Sumenep Akan Resmikan Bazar Takjil Tahunan

Dengan dukungan penuh dari pemerintah, terutama melalui kebijakan yang berpihak pada usaha kecil, kontribusi UMKM dan IKM dapat semakin optimal.

Selain menjadi sumber penghidupan masyarakat, UMKM dan IKM juga berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi yang tangguh.

Harapannya, tren positif ini bisa terus berlanjut, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat nyata dari pertumbuhan sektor usaha lokal.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru