Cek Penerima Bansos BPNT 2025 Lewat HP, Begini Langkah Mudahnya

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 28 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah terus berupaya mempermudah akses masyarakat dalam mendapatkan informasi terkait bantuan sosial (bansos).

Kini, warga tidak perlu lagi datang ke kantor Dinas Sosial hanya untuk memastikan apakah namanya terdaftar sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2025 atau tidak.

Proses pengecekan dapat dilakukan langsung melalui ponsel (HP) dengan koneksi internet.

Program BPNT merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah.

Melalui program ini, keluarga penerima manfaat (KPM) akan memperoleh bantuan senilai Rp600.000 yang disalurkan secara bertahap.

Agar bantuan ini tepat sasaran, Kementerian Sosial menyediakan layanan daring untuk pengecekan data penerima secara langsung.

Masyarakat yang ingin memastikan status penerima BPNT dapat mengikuti langkah-langkah mudah berikut ini:

Baca Juga :  Bupati Bojonegoro Dorong Sekar Jadi Pusat Pertumbuhan Wilayah Selatan Lewat Program GAYATRI

Buka peramban (browser) di ponsel dan akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.

Isi informasi wilayah domisili dengan benar, mulai dari provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.

Ketik nama lengkap sesuai yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Masukkan kode verifikasi (captcha) yang muncul di layar.

Tekan tombol “Cari Data” untuk memulai proses pencarian.

Setelah langkah-langkah tersebut dilakukan, sistem secara otomatis akan menampilkan hasil pencarian.

Jika nama Anda tercantum, berarti Anda terdaftar sebagai penerima bantuan BPNT tahun 2025.

Informasi yang muncul juga biasanya memuat data wilayah penerima, jenis bantuan yang diterima, serta periode pencairannya.

Pihak Kementerian Sosial menjelaskan bahwa sistem cek bansos online ini dibuat agar masyarakat lebih mudah mendapatkan informasi secara mandiri tanpa perlu antre di kantor pemerintahan.

Baca Juga :  Sinergi Bank Indonesia dan Pemangku Kepentingan dalam Pengembangan UMKM

Selain itu, sistem ini juga mendukung transparansi penyaluran bantuan, sehingga masyarakat bisa ikut memantau dan melaporkan apabila ada data yang tidak sesuai.

Bagi warga yang belum terdaftar sebagai penerima namun merasa memenuhi syarat, pemerintah membuka kesempatan untuk memperbarui atau melengkapi data sosial ekonomi melalui pendamping sosial di tingkat desa atau kelurahan.

Petugas akan membantu proses verifikasi agar data masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang menjadi acuan utama penyaluran bansos.

Dengan adanya layanan digital ini, pemerintah berharap distribusi bantuan sosial dapat berjalan lebih efisien, tepat waktu, dan tepat sasaran.

Sistem daring juga diharapkan mampu mengurangi potensi kesalahan administrasi serta meminimalkan praktik penyaluran yang tidak sesuai prosedur.

Baca Juga :  Harga Ayam di Kediri Diprediksi Stabil Oktober 2025, DKPP: Permintaan Turun, Pasokan Pulih

Program BPNT sendiri merupakan bagian dari strategi perlindungan sosial nasional yang bertujuan menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

Melalui bantuan ini, keluarga penerima manfaat dapat memenuhi kebutuhan pokok harian tanpa harus terbebani oleh kenaikan harga di pasar.

Masyarakat diimbau untuk rutin melakukan pengecekan melalui situs resmi Kemensos, terutama menjelang periode pencairan bantuan, agar tidak ketinggalan informasi penting terkait jadwal dan mekanisme pencairan BPNT 2025.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru