Dasar Kenaikan Gaji Pensiunan 2025: Regulasi, Harapan, dan Penjelasan Terbaru dari Pemerintah

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 14 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Kabar mengenai kemungkinan kenaikan gaji pensiunan tahun 2025 kembali menjadi perhatian publik, terutama kalangan purnawirawan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri.

Meskipun pemerintah telah menerbitkan kebijakan terbaru yang menaikkan gaji pegawai aktif, hingga kini belum ada keputusan resmi apakah kebijakan tersebut akan diikuti dengan kenaikan bagi pensiunan.

Sejak tahun 2024, dasar penghitungan gaji pensiunan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2024 yang menetapkan kenaikan sebesar 12 persen.

Kebijakan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kesejahteraan para pensiunan di tengah meningkatnya kebutuhan hidup dan inflasi tahunan.

Regulasi yang Menjadi Dasar Pembayaran Pensiun

PP Nomor 8 Tahun 2024 diterbitkan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para pensiunan ASN, TNI, dan Polri yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun kepada negara.

Melalui kebijakan tersebut, seluruh penerima pensiun — baik pensiun pegawai negeri sipil, purnawirawan TNI, anggota Polri, maupun janda atau duda penerima pensiun — menerima penyesuaian pembayaran sebesar 12 persen dari gaji pokok pensiunan lama.

Baca Juga :  Resmi: Kenaikan Gaji PNS 2025 Berlaku Mulai Oktober, Berikut Rinciannya dan Dampaknya bagi ASN

Penetapan ini menjadi acuan resmi bagi PT Taspen (Persero) dan PT Asabri (Persero) dalam melakukan pembayaran setiap bulan hingga kini.

Dengan demikian, dasar hukum tersebut masih berlaku sebagai pedoman utama dalam proses penyaluran dana pensiun sepanjang belum ada aturan baru yang menggantikannya.

Kebijakan Baru untuk ASN Aktif di Tahun 2025

Memasuki tahun 2025, Presiden resmi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025, yang mengatur tentang kenaikan gaji bagi ASN aktif.

Besaran kenaikan bervariasi tergantung golongan, masa kerja, dan jabatan struktural atau fungsional yang diemban.

Kebijakan ini disambut positif oleh kalangan aparatur negara karena menjadi langkah lanjutan dalam menjaga daya beli dan meningkatkan semangat kerja.

Namun, bagi para pensiunan, muncul pertanyaan besar: apakah kenaikan gaji ASN aktif juga otomatis menaikkan gaji pensiun?

Baca Juga :  Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana

Penjelasan dari PT Taspen dan Pemerintah

Hingga pertengahan Oktober 2025, PT Taspen (Persero) sebagai lembaga pengelola dana pensiun ASN menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima instruksi resmi dari pemerintah terkait penyesuaian nominal pembayaran pensiun berdasarkan Perpres terbaru.

Taspen menegaskan, segala perubahan nilai pensiun hanya dapat dilakukan setelah ada dasar hukum baru — baik berupa Peraturan Pemerintah (PP) maupun Keputusan Presiden (Keppres) yang secara eksplisit menyebutkan kenaikan bagi penerima pensiun.

Pemerintah pun dikabarkan masih melakukan kajian terhadap dampak fiskal dari kenaikan gaji ASN aktif, termasuk potensi penyesuaian bagi pensiunan di masa mendatang.

Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) sedang menghitung proyeksi beban anggaran apabila kebijakan ini diperluas hingga mencakup seluruh pensiunan ASN, TNI, dan Polri.

Harapan Pensiunan dan Proyeksi 2026

Kalangan pensiunan berharap agar pemerintah memberikan perlakuan yang adil dan proporsional antara pegawai aktif dan penerima pensiun.

Baca Juga :  Kebijakan Tidak Naikkan Cukai Rokok 2025 Jadi Angin Segar bagi Industri Tembakau dan Petani

Pasalnya, mayoritas pensiunan masih mengandalkan dana pensiun sebagai sumber penghasilan utama untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Jika melihat tren sebelumnya, kenaikan gaji ASN biasanya diikuti dengan penyesuaian gaji pensiunan dalam waktu beberapa bulan setelah regulasi baru diterbitkan.

Oleh karena itu, ada optimisme bahwa tahun 2026 bisa menjadi momentum bagi pemerintah untuk menetapkan penyesuaian baru terhadap tunjangan pensiun.

Hingga kini, PP Nomor 8 Tahun 2024 masih menjadi dasar hukum utama dalam penentuan gaji pensiunan dengan kenaikan 12 persen.

Sementara Perpres Nomor 79 Tahun 2025 yang menaikkan gaji ASN aktif belum otomatis berlaku untuk pensiunan, menunggu regulasi lanjutan dari pemerintah.

Para pensiunan disarankan tetap memantau informasi resmi melalui situs PT Taspen (taspen.co.id) dan Kementerian Keuangan (kemenkeu.go.id) agar tidak terjebak pada berita tidak valid mengenai kenaikan gaji pensiun.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern
Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional
Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 11:02 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Wednesday, 15 July 2026 - 18:22 WIB

Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional

Wednesday, 15 July 2026 - 18:19 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Berita Terbaru