Digitalisasi UMKM Malang: Pemerintah dan Indosat Gelar Pelatihan Strategi Media Sosial & AI

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 2 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Transformasi digital UMKM kembali menjadi fokus di Kota Malang.

Pada Kamis (2/10/2025), Pemerintah Kota Malang bersama Indosat Ooredoo Hutchison menyelenggarakan pelatihan digitalisasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Malang Creative Center (MCC).

Pelatihan ini bertujuan membantu UMKM lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, terutama dalam pemanfaatan media sosial, kecerdasan buatan (AI), hingga platform e-commerce sebagai sarana pemasaran dan perluasan pasar.

Potensi UMKM di Jawa Timur sangat besar. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, lebih dari 4,6 juta UMKM kini mulai bertransformasi ke ranah digital.

Sementara itu, catatan Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 menunjukkan bahwa Jawa Timur menyumbang 25 persen perekonomian Pulau Jawa, terbesar setelah Jakarta.

Baca Juga :  Cara Efektif Memaksimalkan Media Sosial untuk Meningkatkan Penjualan

Angka tersebut menggambarkan peran penting UMKM sebagai motor pertumbuhan ekonomi, termasuk di Kota Malang yang memiliki basis usaha mikro cukup kuat.

Dengan bekal digitalisasi, pelaku UMKM diharapkan mampu memperluas jangkauan, meningkatkan nilai produk, sekaligus bersaing dengan pasar global.

Acara ini menghadirkan berbagai narasumber yang membagikan pengalaman dan strategi praktis.

Anisa Rachmadya Putri (Co-Founder & CMO Alecta Global Investama) memberikan wawasan tentang strategi peningkatan nilai produk agar lebih kompetitif.

Ali Masduki dari Rumah Literasi Digital membahas pemanfaatan AI serta penggunaan Instagram untuk pemasaran digital.

Fahri Rizal (Brand Activation, Digital & Social Media Tri) berbagi tips tentang bagaimana memaksimalkan potensi TikTok Shop sebagai saluran penjualan yang sedang berkembang pesat.

Baca Juga :  Pelatihan B2SA di Desa Codo, Upaya Dinas Ketahanan Pangan Malang Dorong Pangan Lokal Bergizi dan Seimbang

Materi yang dibawakan disusun agar mudah dipahami sekaligus bisa langsung dipraktikkan oleh para pelaku UMKM setelah mengikuti pelatihan.

EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro, menekankan pentingnya penguasaan media sosial dalam memperluas jaringan pasar UMKM.

Menurutnya, Malang memiliki potensi besar, sehingga pelatihan ini dihadirkan dengan konsep aplikatif yang bisa langsung diterapkan peserta.

Sementara itu, dari pihak pemerintah, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Keuangan, M. Sailendra, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam memperkuat UMKM lokal.

Ia menilai bahwa pelatihan semacam ini mampu memberikan pemahaman menyeluruh tentang kekuatan media sosial bagi pelaku usaha.

Baca Juga :  UMKM Malang Tampil di Malang Olympic Garden: Langkah Nyata Menuju Pasar Modern

Selain sesi pemaparan materi, peserta juga diberi kesempatan mencoba langsung berbagai produk digital yang dapat mendukung aktivitas pemasaran mereka.

Kehadiran program ini bukan sekadar forum pembelajaran, melainkan juga sarana praktik nyata agar UMKM semakin percaya diri dalam mengelola usaha di ranah digital.

Pemerintah Kota Malang berharap, melalui pelatihan ini, pelaku UMKM mampu meningkatkan kapasitas, memperluas pangsa pasar, serta menaikkan omzet penjualan.

Dengan dukungan teknologi, UMKM di Malang diharapkan semakin siap menghadapi tantangan era digital sekaligus memperkuat perekonomian daerah.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern
Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional
Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 11:02 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Wednesday, 15 July 2026 - 18:22 WIB

Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional

Wednesday, 15 July 2026 - 18:19 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Berita Terbaru