Medco E&P dan SKK Migas Sukses Dorong Pemberdayaan Ekonomi di Desa Giriyoso, Musi Rawas

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 20 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Upaya pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh Medco E&P Indonesia bekerja sama dengan SKK Migas kini mulai menunjukkan hasil nyata.

Salah satu bukti keberhasilan tersebut tampak di Desa Giriyoso, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas, di mana kelompok wanita tani berhasil mengembangkan usaha mikro berbasis potensi lokal yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan keluarga.

Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), perusahaan migas nasional ini berfokus pada pelatihan, pendampingan, serta dukungan sarana produksi untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang ekonomi kerakyatan, yang tak hanya membantu dari sisi modal, tetapi juga memberikan pendampingan agar masyarakat mampu mandiri secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Memahami Simulasi Pinjaman UMKM ke Bank: Nominal, Tenor, dan Perhitungan Cicilan

Program pemberdayaan yang digagas Medco E&P membuahkan hasil yang signifikan.

Para ibu rumah tangga di Desa Giriyoso kini mampu mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai ekonomi, seperti serbuk minuman herbal, keripik tempe, dan abon lele.

Produk-produk tersebut lahir dari pelatihan keterampilan yang dirancang untuk memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di desa.

Melalui pendampingan intensif, kelompok wanita tani juga dibekali kemampuan pengemasan, manajemen usaha, dan strategi pemasaran agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Sebagai bagian dari industri hulu migas nasional, Medco E&P menjalankan tanggung jawab sosial dengan prinsip keberlanjutan. Energi yang kami hasilkan harus membawa manfaat bagi kemajuan masyarakat,” ujar Vice President Onshore Asset Medco E&P Indonesia, Irfan Eka Wardhana, dalam pernyataan tertulis, Senin (20/10/2025).

Baca Juga :  Syarat Dasar Pengajuan KUR BRI yang Wajib Dipahami UMKM Sebelum Mengajukan Kredit

Menurutnya, kolaborasi antara sektor industri dan masyarakat ini menjadi bukti bahwa keberadaan perusahaan migas tidak hanya berorientasi pada eksplorasi sumber daya alam, tetapi juga pembangunan sosial-ekonomi di wilayah operasinya.

Selain berfokus pada pengembangan ekonomi produktif, Medco E&P Indonesia juga aktif melaksanakan berbagai program sosial lainnya.

Dalam sektor pendidikan, perusahaan mendukung pendirian dan pengembangan Rumah Pemberdayaan Ibu dan Anak (RPIA) serta memberikan bantuan perlengkapan belajar dan mengajar di sekolah-sekolah sekitar area operasi.

Di bidang kesehatan, perusahaan secara rutin menggelar khitanan massal, menyediakan bantuan alat kesehatan, serta menyelenggarakan penyuluhan kesehatan bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas.

Program di bidang infrastruktur dan lingkungan juga menjadi perhatian penting, termasuk pembangunan fasilitas umum, pengelolaan limbah, serta penghijauan di kawasan desa mitra.

Baca Juga :  Harga Psikologis: Kenapa Rp19.900 Lebih Menarik Dibandingkan Rp20.000?

Kolaborasi antara SKK Migas dan Medco E&P Indonesia menjadi contoh konkret sinergi positif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Melalui pendekatan sustainable development, kedua pihak berkomitmen menjadikan kegiatan industri hulu migas sebagai katalisator pembangunan daerah.

Inisiatif seperti di Desa Giriyoso diharapkan dapat direplikasi di berbagai wilayah lain di Indonesia.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat ekonomi jangka pendek, tetapi juga tumbuh menjadi komunitas mandiri yang tangguh menghadapi tantangan masa depan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru