Pekan Raya Jawa Timur 2025 Resmi Dibuka, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Ekonomi Inklusif dan Jejaring Bisnis Daerah

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 11 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi membuka gelaran Pekan Raya Jawa Timur (PRJ) 2025 yang diselenggarakan di Grand City, Surabaya.

Acara ini menjadi momen istimewa karena sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan ulang tahun ke-15 Grand City Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang memiliki nilai strategis bagi pembangunan ekonomi daerah.

Ia menilai, penyelenggaraan PRJ tahun ini bukan hanya perayaan seremonial, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha, investor, dan masyarakat.

Menurut Gubernur, Pekan Raya Jawa Timur menjadi wadah efektif dalam mempertemukan pedagang (traders) dengan pembeli (buyers), sekaligus menjadi ajang promosi berbagai produk unggulan daerah.

Baca Juga :  Evaluasi Bisnis Bulanan: 7 Poin Penting yang Harus Anda Cek untuk Tetap Kompetitif

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan terbentuk jejaring bisnis yang tidak bersifat sesaat, melainkan berkelanjutan.

Khofifah juga menegaskan bahwa konsep PRJ Surabaya 2025 sejalan dengan semangat pembangunan ekonomi inklusif yang tengah digalakkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Melalui kegiatan pameran ini, para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) diberikan ruang untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produknya di tingkat nasional maupun internasional.

Ia menjelaskan, keberadaan PRJ memiliki dampak ekonomi yang signifikan, baik dalam hal transaksi perdagangan maupun penciptaan lapangan kerja.

Kegiatan ini secara langsung menyerap tenaga kerja lokal dan memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk menjalin kemitraan dengan investor dari berbagai sektor industri.

Baca Juga :  Jawa Timur Jadi Tuan Rumah FESyar 2025: Dorong Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Syariah

Selain menjadi ajang promosi produk, PRJ juga berperan dalam memperkuat hubungan antara dunia usaha dan pemerintah.

Melalui kolaborasi tersebut, berbagai potensi ekonomi daerah dapat dikembangkan lebih optimal.

Khofifah menilai, acara seperti ini dapat menjadi sarana membangun kepercayaan dan memperkenalkan potensi Jawa Timur kepada calon mitra bisnis dari luar daerah maupun luar negeri.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menempatkan PRJ 2025 sebagai salah satu agenda besar dalam memperkuat ketahanan ekonomi pascapandemi.

Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, mulai dari sektor perdagangan, pariwisata, hingga industri kreatif.

Gubernur Khofifah juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang berperan dalam penyelenggaraan acara ini.

Baca Juga :  UKM dan UMKM: Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Ia menilai, Pekan Raya Jawa Timur 2025 merupakan “hadiah ulang tahun” yang bermakna bagi Provinsi Jawa Timur karena menghadirkan semangat pembangunan ekonomi yang beriringan dengan kemajuan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Adapun Pekan Raya Jawa Timur 2025 diselenggarakan mulai 9 hingga 19 Oktober 2025 di Grand City Surabaya, menampilkan beragam produk unggulan dari berbagai sektor.

Di antara yang dipamerkan adalah hasil industri kreatif, teknologi, otomotif, produk pertanian, kuliner khas daerah, serta hiburan rakyat yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Melalui gelaran ini, Jawa Timur menunjukkan komitmennya untuk terus menjadi motor penggerak ekonomi nasional.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru