Pemerintah Salurkan Bantuan Beras 10 Kg dan Minyak 2 Liter untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 28 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah kembali menggulirkan program bantuan pangan berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Program ini dijadwalkan berlangsung selama periode Oktober hingga November 2025, sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas pangan nasional dan melindungi daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.

Menurut keterangan yang dikutip dari Badan Pangan Nasional, kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pangan pokok.

Program tersebut juga diharapkan mampu menekan laju inflasi akibat fluktuasi harga di pasaran.

Badan Pangan Nasional menjelaskan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,4 triliun untuk mendukung penyaluran bantuan pangan kali ini.

Baca Juga :  Jawa Timur Jadi Percontohan Nasional dalam Program Koperasi Merah Putih dan Ketahanan Pangan

Dana tersebut digunakan untuk pembelian dan distribusi beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter kepada sekitar 18,27 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Perum Bulog dan Kementerian Sosial.

Mekanisme distribusi bisa dilakukan sekaligus untuk dua bulan atau bertahap setiap bulan, tergantung kondisi dan kesiapan daerah masing-masing.

Seorang pejabat dari Badan Pangan Nasional menuturkan bahwa program bantuan pangan ini bukan hanya sekadar bentuk kepedulian sosial, melainkan juga strategi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pemerintah ingin memastikan stok pangan di masyarakat tetap stabil, terutama di tengah potensi kenaikan harga beras dan minyak goreng menjelang akhir tahun.

Baca Juga :  Cek Penerima Bansos BPNT 2025 Lewat HP, Begini Langkah Mudahnya

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta untuk berperan aktif dalam mendukung proses distribusi agar penyaluran bantuan tepat sasaran.

Dengan adanya koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan tidak ada keluarga berhak yang terlewat dari daftar penerima manfaat.

Bantuan beras dan minyak goreng ini menjadi bagian dari paket kebijakan perlindungan sosial nasional tahun 2025.

Program tersebut menyasar kelompok rentan ekonomi, terutama masyarakat yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau sebelumnya dikenal sebagai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Selain menjaga daya beli masyarakat, bantuan ini juga diyakini mampu menekan dampak sosial ekonomi dari gejolak harga pangan global.

Baca Juga :  Aspirasi Petani Kediri Soal Serap Gabah Petani oleh Bulog

Pemerintah berharap masyarakat penerima dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus terbebani oleh kenaikan harga bahan pokok di pasar.

Dengan adanya program ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.

Dukungan konkret berupa bahan pangan pokok ini menjadi bukti nyata bahwa negara tidak tinggal diam dalam memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh warganya.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru