Pemprov Jatim Bebaskan Tunggakan Pajak Motor untuk Ojol dan Warga Penerima DTSEN 2025

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 1 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali meluncurkan kebijakan pembebasan tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB).

Program ini secara khusus ditujukan untuk dua kelompok penerima manfaat, yaitu pengemudi ojek online (ojol) dan pemilik kendaraan roda dua yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), basis data yang sebelumnya dikenal dengan nama P3KE.

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Jatim, Kresna Bimasakti, menegaskan bahwa kebijakan ini hadir sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah provinsi terhadap masyarakat kurang mampu sekaligus pelaku usaha kecil yang menggantungkan hidup pada kendaraan bermotor.

Menurut Bima, program pembebasan tunggakan ini dirancang untuk memberi keringanan kepada masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor sebagai penunjang usaha sehari-hari.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Cara Daftar DTSEN 2025 Online Lewat HP, Mudah dan Cepat

Pemerintah ingin memastikan bahwa kelompok seperti pengemudi ojol tidak terbebani oleh akumulasi tunggakan pajak di tahun-tahun sebelumnya.

Ia menyampaikan bahwa fokus utama penerima manfaat adalah kendaraan roda dua milik masyarakat miskin dan kendaraan usaha.

Dengan kebijakan ini, mereka hanya diwajibkan membayar pajak tahun berjalan, sementara tunggakan lama akan dihapuskan.

Berdasarkan data proyeksi yang dikeluarkan Bapenda Jatim, program ini mencakup ribuan objek pajak dengan nilai pembebasan yang cukup besar:

Penerima DTSEN:
Sebanyak 6.224 objek kendaraan roda dua masuk dalam program ini dengan nilai total pembebasan mencapai Rp469,5 juta.

Pengemudi Ojek Online:
Ada 7.350 objek kendaraan milik pengemudi ojol yang mendapatkan manfaat dengan total nilai pembebasan sekitar Rp629 juta.

Baca Juga :  Lumajang Dorong Petani Muda dengan Cold Storage, Pertanian Pisang Semakin Kompetitif

Angka ini menunjukkan komitmen serius Pemprov Jatim untuk memberikan keringanan finansial yang nyata kepada masyarakat.

Program pembebasan pajak motor kali ini juga menghadirkan kebijakan baru dengan memperluas cakupan operator transportasi daring yang dapat mengikuti program.

Jika pada periode sebelumnya hanya delapan operator yang terlibat, kini dua operator tambahan yakni Lalamove dan Sijek turut serta sebagai penerima manfaat.

Kebijakan ini lahir setelah pemerintah mendengar berbagai masukan dari komunitas ojol yang menginginkan inklusi lebih luas.

Selain pembebasan tunggakan pokok PKB, Pemprov Jatim juga menerapkan sistem kedaluwarsa lima plus satu.

Artinya, jika ada tunggakan pajak kendaraan bermotor yang sudah lebih dari lima tahun, maka sisa tunggakan tersebut otomatis dihapuskan.

Baca Juga :  Pemkot Malang Terjunkan 65 Petugas Cek Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2025

Dengan mekanisme ini, masyarakat tidak perlu lagi terbebani oleh pajak lama yang menumpuk.

Melalui kebijakan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap dapat memberikan ruang napas finansial bagi pengemudi ojol dan masyarakat kurang mampu.

Tidak hanya sekadar keringanan administrasi, program ini juga menjadi bagian dari strategi mendorong kepatuhan pajak di masa depan sekaligus memastikan roda ekonomi kecil tetap berputar.

Dengan demikian, para pengemudi ojol dan pemilik kendaraan roda dua penerima DTSEN dapat kembali fokus mencari nafkah tanpa khawatir terbebani tunggakan pajak masa lalu.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru