Penjelasan Lengkap Rencana Kenaikan Gaji PNS Aktif dan Pensiunan Tahun 2025

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 30 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah kembali mengeluarkan kebijakan penting terkait penghasilan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025.

Regulasi tersebut menjadi dasar hukum untuk menyesuaikan besaran gaji ASN aktif, terutama mereka yang bertugas di sektor pelayanan publik.

Kenaikan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas kinerja ASN yang terus berperan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika ekonomi nasional.

Namun, berdasarkan isi peraturan tersebut, penyesuaian gaji tersebut belum mencakup pensiunan PNS.

Artinya, hingga saat ini belum ada ketentuan resmi mengenai besaran kenaikan gaji bagi para purnabakti aparatur negara.

Pemerintah masih melakukan kajian menyeluruh terhadap dampak fiskal dan kemampuan anggaran sebelum menetapkan kebijakan yang bersifat menyeluruh.

Baca Juga :  Proses Verifikasi KUR BRI: Tahapan Lengkap yang Wajib Dipahami Calon Debitur

Meski demikian, kabar baik tetap datang bagi para pensiunan.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah memberikan sinyal bahwa akan ada pembayaran rapelan (selisih kenaikan gaji) yang direncanakan mulai Oktober atau November 2025.

Rapelan ini akan diberikan setelah peraturan teknis mengenai persentase kenaikan ditetapkan secara resmi.

Hingga kini, pemerintah belum mengumumkan secara pasti berapa persentase kenaikan gaji yang akan diberikan kepada pensiunan.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa besaran kenaikan kemungkinan tidak jauh berbeda dengan kenaikan gaji ASN aktif, namun hal ini masih sebatas perkiraan dan belum menjadi keputusan resmi.

Untuk menghindari kesalahpahaman, masyarakat terutama para pensiunan diimbau untuk selalu merujuk pada sumber informasi resmi seperti situs PT Taspen (Persero) dan kanal komunikasi pemerintah,

Baca Juga :  Panduan Lengkap Pengajuan KUR BSI 2025, Bisa Offline di Kantor Cabang atau Online Lewat Aplikasi

termasuk Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Kedua lembaga tersebut memiliki kewenangan dalam hal pengelolaan data ASN aktif maupun pensiunan.

Dalam beberapa kesempatan, pemerintah menegaskan bahwa kebijakan kenaikan gaji ASN aktif merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperbaiki sistem penggajian berbasis kinerja.

Oleh karena itu, meskipun belum mencakup pensiunan, pemerintah menjamin kesejahteraan purnabakti tetap menjadi prioritas.

Salah satu bentuk perhatian itu terlihat dari komitmen memberikan tambahan tunjangan hari tua dan jaminan pensiun melalui kerja sama dengan PT Taspen.

Selain itu, masyarakat diingatkan agar tidak mudah percaya dengan kabar yang beredar di media sosial terkait besaran kenaikan gaji atau jadwal pembayaran rapelan.

Baca Juga :  Isu Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Januari 2026, Ini Alasan Nominal Belum Berubah

Banyak informasi tidak jelas sumbernya yang berpotensi menyesatkan, termasuk isu mengenai nominal pasti kenaikan yang belum dikonfirmasi secara resmi.

Pemerintah berkomitmen untuk memberikan pengumuman resmi apabila regulasi mengenai kenaikan gaji pensiunan telah ditandatangani.

Langkah ini dilakukan demi menjaga transparansi dan menghindari penyebaran hoaks yang dapat meresahkan masyarakat.

Dengan demikian, kebijakan kenaikan gaji ASN aktif melalui Perpres Nomor 79 Tahun 2025 menjadi langkah awal dari upaya peningkatan kesejahteraan aparatur negara, sementara kebijakan bagi pensiunan masih dalam proses pembahasan lanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru