Jawa Tetap Jadi Magnet Utama Investasi Nasional, Realisasi Capai Rp692,5 Triliun Hingga Kuartal III 2025

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Provinsi-provinsi di Pulau Jawa kembali menunjukkan dominasinya dalam sektor investasi nasional.

Berdasarkan data terbaru Kementerian Investasi dan Hilirisasi, hingga kuartal III tahun 2025, total realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di wilayah Jawa mencapai Rp692,5 triliun, atau setara 48,46 persen dari total nasional.

Direktur Perencanaan Sumber Daya Alam dan Industri Manufaktur Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Ratih Purbasari Kania, mengungkapkan bahwa capaian ini menegaskan posisi Jawa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan magnet utama bagi investor nasional maupun global.

Menurutnya, sebagian besar investasi yang masuk berasal dari sektor manufaktur pengolahan logam, makanan dan minuman, serta kimia dasar, yang menjadi tulang punggung industri nasional.

Baca Juga :  Hari Pajak 2025: Momentum Pajak Tumbuh untuk Indonesia yang Semakin Tangguh

Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki kontribusi besar terhadap ekspor dan penciptaan lapangan kerja baru di berbagai daerah di Jawa.

“Hingga kuartal ketiga tahun ini, investasi di Jawa tetap menjadi penggerak utama perekonomian Indonesia. Hal ini menunjukkan daya tarik wilayah Jawa yang masih sangat kuat, baik dari sisi infrastruktur, tenaga kerja, maupun kesiapan kawasan industri,” ujar Ratih dalam keterangan resminya, Senin (4/11/2025).

Ratih menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memastikan investasi yang masuk bukan hanya besar dari sisi nilai, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan.

Fokus utama diarahkan pada investasi yang memiliki nilai tambah tinggi, ramah lingkungan, serta mendukung hilirisasi industri nasional.

Ia menjelaskan bahwa berbagai langkah strategis telah disiapkan, seperti penyederhanaan perizinan usaha, peningkatan layanan berbasis digital, serta pemberian insentif fiskal dan nonfiskal bagi sektor prioritas.

Baca Juga :  Syarat Lengkap Penerima BSU 2025: Bantuan Rp600 Ribu untuk Pekerja Bergaji di Bawah Rp3,5 Juta

Pemerintah juga memperkuat fasilitasi proyek strategis nasional (PSN) agar investasi dapat segera direalisasikan dengan efisien.

“Kami berkomitmen memperkuat perencanaan dan koordinasi lintas sektor agar setiap proyek yang masuk memiliki dampak nyata terhadap perekonomian rakyat, tidak hanya menambah kapasitas industri,” tutur Ratih.

Dalam kesempatan yang sama, Ratih juga mengajak para investor nasional maupun internasional untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan industri strategis di Indonesia, khususnya di sektor energi hijau, bahan baku industri, serta produk berbasis teknologi tinggi.

Menurutnya, pemerintah saat ini tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga sebagai fasilitator dan mitra pembangunan yang memberikan dukungan penuh terhadap investasi yang produktif dan berorientasi jangka panjang.

Baca Juga :  Kriteria Penerima BSU 2025, Begini Syarat Lengkapnya Agar Bantuan Tepat Sasaran

“Pemerintah hadir untuk memberikan kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta dukungan infrastruktur agar investasi yang dilakukan tidak hanya memperkuat industri, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya menegaskan.

Dengan berbagai kebijakan strategis dan dukungan lintas lembaga, pemerintah optimis investasi di Pulau Jawa akan terus tumbuh positif hingga akhir tahun.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi unggulan di kawasan Asia Tenggara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Panduan Lengkap Syarat Dokumen Pembuatan SKTM: Persiapan, Ketentuan, dan Dokumen Pendukung
Panduan Lengkap Cara Mencairkan Nominal PKH: Proses, Penyaluran, dan Cara Mengecek Status Bantuan
Nominal PKH untuk Ibu Hamil dan Balita: Besaran Bantuan dan Prioritas Utama Pemerintah
Panduan Lengkap Cara Mendaftar PBI JKN Kemensos Secara Online Melalui Aplikasi Resmi
Bocoran Formasi Unggulan dan Prioritas Rekrutmen CPNS 2026, Fresh Graduate Jadi Fokus Utama
BPJS Kesehatan Gandeng Enam Negara untuk Perkuat Sistem Anti-Fraud JKN
Mulai 2026, Pelaporan SPT Wajib Lewat Coretax: DJP Siapkan Layanan Akhir Pekan untuk Wajib Pajak
Sego Gegok: Kuliner Pedas Khas Trenggalek yang Harumnya Menggugah Selera

Berita Terkait

Friday, 12 December 2025 - 16:00 WIB

Panduan Lengkap Syarat Dokumen Pembuatan SKTM: Persiapan, Ketentuan, dan Dokumen Pendukung

Friday, 12 December 2025 - 14:00 WIB

Panduan Lengkap Cara Mencairkan Nominal PKH: Proses, Penyaluran, dan Cara Mengecek Status Bantuan

Friday, 12 December 2025 - 12:00 WIB

Nominal PKH untuk Ibu Hamil dan Balita: Besaran Bantuan dan Prioritas Utama Pemerintah

Friday, 12 December 2025 - 10:00 WIB

Panduan Lengkap Cara Mendaftar PBI JKN Kemensos Secara Online Melalui Aplikasi Resmi

Friday, 12 December 2025 - 08:22 WIB

Bocoran Formasi Unggulan dan Prioritas Rekrutmen CPNS 2026, Fresh Graduate Jadi Fokus Utama

Berita Terbaru