Job Fair Ponorogo 2025: Ribuan Pencari Kerja Serbu Graha Watoe Dhakon, 43 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Antusiasme masyarakat Ponorogo dalam mencari pekerjaan terlihat jelas di Graha Watoe Dhakon Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo).

Ribuan pencari kerja memadati lokasi kegiatan Job Fair Ponorogo 2025 yang digelar selama dua hari, 5–6 November 2025.

Acara tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari, dengan tujuan utama untuk mempertemukan perusahaan dan pencari kerja secara langsung dalam satu tempat.

Salah satu peserta, Ratna Fadilatul Abidah, lulusan Universitas Islam Kalimantan asal Kecamatan Mlarak, mengaku datang sejak pagi untuk mendapatkan peluang kerja yang sesuai dengan keahliannya.

Ia mengatakan bahwa job fair seperti ini sangat membantu karena menyediakan banyak pilihan perusahaan dan membuka kesempatan melamar secara langsung.

Baca Juga :  378 PPPK Ponorogo Teken Kontrak Kerja 5 Tahun, Proses SK Ditarget Rampung Bulan Ini

“Saya sudah memasukkan lamaran di dua perusahaan. Semoga ada hasilnya karena job fair seperti ini sangat mempermudah pencari kerja,” ujarnya.

Dalam kegiatan kali ini, terdapat 43 perusahaan yang berpartisipasi dan membuka 5.619 lowongan kerja dari berbagai bidang, termasuk manufaktur, jasa, perdagangan, dan industri kreatif.

Menariknya, sebanyak 18 perusahaan di antaranya melakukan wawancara langsung di lokasi, sehingga pelamar bisa segera mendapatkan hasil seleksi awal tanpa harus menunggu lama.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ponorogo, Suko Kartono, pelaksanaan job fair ini menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Ponorogo untuk menekan angka pengangguran terbuka (TPT) di wilayahnya.

Ia menjelaskan bahwa tingkat pengangguran di Ponorogo pada 2023 berada di angka 4,61 persen atau sekitar 27 ribu orang, dan berhasil turun menjadi 4,1 persen pada 2024.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Polres Pamekasan Panen Lele dan Hortikultura dari Pekarangan Asrama

Dengan adanya job fair tahun ini, pemerintah menargetkan agar angka tersebut bisa turun lebih jauh lagi.

“Job fair ini tidak hanya sebatas pameran lowongan kerja. Kami ingin hasil nyata, yaitu pelamar bisa langsung wawancara dan bahkan diterima di tempat,” ungkap Suko.

Ia juga menambahkan bahwa dari 53 perusahaan yang awalnya mendaftar, hanya 43 perusahaan yang lolos seleksi untuk ikut serta.

Seleksi tersebut dilakukan agar perusahaan yang ikut benar-benar memiliki lowongan kerja aktif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kalau hanya sekadar expo, kita tidak mau. Prinsipnya, job fair harus memberikan peluang kerja nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama kegiatan.

Baca Juga :  Mentan Periksa Stok Beras Bulog dan PIHC Usai Pulang dari Yordania

Berdasarkan data panitia, lebih dari 3.000 pencari kerja terdaftar mengikuti acara.

Mayoritas peserta merupakan lulusan SMA/SMK, sementara lulusan SD dan SMP umumnya memilih bekerja ke luar negeri setelah mengikuti pelatihan keterampilan tambahan.

Suko menjelaskan bahwa Pemkab Ponorogo rutin menggelar job fair setahun sekali sebagai upaya mempertemukan dunia industri dengan tenaga kerja lokal.

Selain itu, Disnaker juga aktif menyebarkan informasi lowongan kerja secara online agar masyarakat bisa terus mendapatkan update peluang karier terbaru.

“Harapan kami, tingkat pengangguran terbuka bisa terus turun hingga 3 persen di tahun 2026. Ini bukan hal mudah, tapi kami optimistis dengan kerja sama pemerintah, kampus, dan dunia usaha, target tersebut bisa dicapai,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru