Harga Cabai Rawit di Kota Blitar Tembus Rp80 Ribu Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 8 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, gejolak harga kebutuhan pokok kembali dirasakan masyarakat Kota Blitar.

Sejumlah komoditas strategis mengalami kenaikan, namun cabai rawit menjadi komoditas dengan lonjakan harga paling signifikan.

Berdasarkan pantauan di Pasar Pon, salah satu pasar tradisional terbesar di Kota Blitar, harga cabai rawit kini mencapai Rp80 ribu per kilogram.

Angka ini meningkat cukup tajam dibandingkan pekan sebelumnya yang masih berada pada kisaran Rp60 ribu per kilogram.

Kenaikan tersebut membuat para pedagang maupun konsumen semakin waspada terhadap kemungkinan kenaikan lanjutan hingga pergantian tahun.

Salah satu pedagang cabai rawit, M. Aris Irwan, menjelaskan bahwa kenaikan harga berlangsung bertahap selama lima hari berturut-turut.

Baca Juga :  Harga Cabai di Kediri Melonjak Tajam: Pasokan Menipis dan Cuaca Jadi Penyebab Utama

Ia menyebutkan bahwa perubahan harga tidak terjadi secara mendadak, tetapi naik sedikit demi sedikit setiap hari.

“Awalnya masih Rp65 ribu, lalu naik jadi Rp70 ribu, setelah itu Rp72 ribu, dan sekarang sudah sampai Rp80 ribu per kilogram,” ujar Aris pada Senin (8/12/2025).

Ia menambahkan bahwa kelangkaan pasokan menjadi penyebab utama kenaikan harga. Memasuki musim penghujan, sebagian besar petani mengalami penurunan kualitas panen.

Tingginya intensitas curah hujan memicu berbagai masalah pada tanaman cabai, mulai dari serangan hama hingga busuk batang.

Situasi ini menyebabkan jumlah cabai yang masuk ke pasar menurun, sementara permintaan justru terus meningkat mendekati akhir tahun.

“Setiap akhir tahun permintaan cabai memang naik. Banyak masyarakat yang mulai mempersiapkan kebutuhan menjelang liburan dan perayaan. Kalau pasokan turun sementara permintaan tinggi, harga pasti ikut naik,” tambahnya.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Memahami Skema dan Jenis KUR BRI untuk UMKM agar Pengajuan Lebih Tepat Sasaran

Aris juga memprediksi bahwa harga cabai rawit masih berpotensi naik bila kondisi cuaca ekstrem terus berlangsung.

Di sisi lain, kondisi ini turut dirasakan para pelaku usaha kuliner di Kota Blitar.

Hari, pemilik warung makan yang berada tidak jauh dari pasar, mengaku terbebani oleh kenaikan harga cabai.

Meskipun harga terus melambung, ia tetap harus membeli cabai rawit untuk menjaga rasa masakannya tetap konsisten bagi pelanggan.

Menurutnya, satu-satunya cara untuk bertahan adalah mengurangi takaran cabai dalam setiap menu.

“Mau tidak mau tetap beli, tapi porsinya saya kurangi. Kalau saya naikkan harga makanan, pembeli bisa kabur. Jadi saya sesuaikan saja,” ungkap Hari.

Kenaikan harga cabai rawit ini diharapkan tidak berlangsung lama.

Baca Juga :  Gebrakan Mojokerto: 120 Koperasi Merah Putih dan Aplikasi Digital untuk Kemandirian Desa

Masyarakat berharap pemerintah daerah mengambil langkah stabilisasi, seperti operasi pasar maupun pemantauan distribusi, agar harga bisa kembali normal.

Namun hingga kondisi cuaca membaik dan pasokan pulih, kemungkinan harga cabai rawit masih akan bergerak naik dalam waktu dekat.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat
Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat
Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini
Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan
Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya
Mahasiswa Jatim “Warning” Negara! Soroti Dana Asing ke NGO, Minta Pengawasan Diperketat
Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Berita Terkait

Monday, 27 April 2026 - 09:38 WIB

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat

Saturday, 25 April 2026 - 19:13 WIB

Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat

Saturday, 25 April 2026 - 16:11 WIB

Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini

Saturday, 25 April 2026 - 15:08 WIB

Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan

Saturday, 25 April 2026 - 12:05 WIB

Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya

Berita Terbaru

Kenali jenis alkohol dalam produk kosmetik dan obat, mulai dari ethanol hingga cetyl alcohol, beserta fungsi, manfaat, dan cara memilihnya tepat.

Berita

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat

Monday, 27 Apr 2026 - 09:38 WIB