474 Koperasi Merah Putih Lamongan Resmi Berbadan Hukum, Siap Perkuat Ekonomi Desa

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 7 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM Sebanyak 474 desa dan kelurahan di Kabupaten Lamongan kini telah resmi memiliki Koperasi Merah Putih yang berbadan hukum.

Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat ekonomi desa melalui pengelolaan koperasi modern yang terstruktur secara nasional.

Etik Sulistyani, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan,  mengatakan bahwa seluruh proses legalisasi koperasi telah selesai per tanggal 30 Juni 2025.

Ia menuturkan bahwa koperasi-koperasi tersebut kini berada pada tahap siap beroperasi secara formal, menunggu penyelesaian beberapa dokumen administratif lainnya.

Menurut Etik, proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sedang berjalan dan menjadi langkah penting berikutnya.

Baca Juga :  Emil Dardak Ajak Perangkat Desa Jatim Sukseskan Program Strategis Koperasi Merah Putih

Kedua dokumen ini diperlukan sebagai syarat pembukaan rekening atas nama koperasi, serta untuk mendukung berbagai aktivitas operasional dan transaksi keuangan.

Etik juga menegaskan bahwa meski proses tersebut belum sepenuhnya rampung, seluruh perangkat koperasi di tingkat desa telah disiapkan dan dilatih untuk menghadapi fase operasional.

Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong koperasi sebagai instrumen utama pembangunan ekonomi berbasis desa.

Peluncuran nasional program Koperasi Merah Putih, yang awalnya dijadwalkan bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2025, mengalami penundaan menjadi 19 Juli 2025.

Penjadwalan ulang ini disebabkan adanya agenda kunjungan luar negeri Presiden Republik Indonesia pada minggu sebelumnya.

Etik menjelaskan bahwa perubahan jadwal tidak memengaruhi kesiapan Kabupaten Lamongan dalam menyambut momen peluncuran.

Baca Juga :  Gerakan Minum Jus Tomat ASN Lumajang: Langkah Nyata Bantu Petani dan Dorong Ekonomi Lokal

Ia menyatakan bahwa persiapan teknis dan administratif tetap dilakukan secara maksimal sambil menanti konfirmasi resmi dari pemerintah pusat mengenai tema serta format pelaksanaan acara.

Peluncuran Koperasi Merah Putih akan digelar secara nasional dan serentak melalui metode daring.

Kabupaten Lamongan menjadi salah satu daerah prioritas dalam tahap awal implementasi, mengingat kesiapan kelembagaan, SDM, dan infrastruktur digital yang memadai di wilayah tersebut.

Program ini diharapkan mampu menjadi penggerak utama bagi pertumbuhan UMKM di desa, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui prinsip koperasi yang inklusif dan berkeadilan.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan misi ini.

Etik menambahkan bahwa kehadiran koperasi berbadan hukum tidak hanya memberikan kejelasan secara legal, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap pembiayaan, pelatihan, dan pemasaran produk lokal.

Baca Juga :  Mengenal Jenis KUR Mandiri 2025, Pilihan Pembiayaan Usaha Sesuai Skala dan Kebutuhan

Ia optimistis, Koperasi Merah Putih di Lamongan akan menjadi model sukses pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

Dengan keberhasilan legalisasi badan hukum di seluruh desa dan kelurahan, Kabupaten Lamongan kini siap memasuki fase baru dalam pengelolaan koperasi yang profesional dan berdampak nyata bagi kesejahteraan warganya.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru