Koperasi Desa Siap Distribusikan Elpiji dan Pangan, Dukung Pemerintah Perkuat Ekonomi Lokal

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 10 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM Disebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan penghargaannya terhadap peluncuran program nasional yang mengintegrasikan koperasi di dalam distribusi kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari elpiji, bahan pangan, juga produk kesehatan.

Endhy Alim Abadi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, mengatakan rasa optimismenya terhadap peran koperasi dalam mendukung kelancaran upaya distribusi barang kebutuhan dasar hingga ke pelosok desa.

Endhy menilai, koperasi yang tersebar hingga tingkat desa memiliki potensi strategis dalam mempercepat dan meratakan distribusi barang, sehingga manfaat program pemerintah dapat lebih cepat dirasakan oleh masyarakat.

Ia menyebut bahwa koperasi memiliki infrastruktur sosial dan ekonomi yang cukup kuat untuk menjalankan peran ini, asalkan didukung dengan kebijakan dan regulasi yang tepat.

Baca Juga :  Peran Babinsa Ponorogo Dukung Petani untuk Ketahanan Pangan Nasional

Menurutnya, saat ini koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, melainkan juga bisa menjadi motor distribusi ekonomi desa, termasuk untuk penyaluran barang-barang penting seperti elpiji subsidi, sembako, hingga kebutuhan kesehatan.

“Kami percaya koperasi desa mampu mendistribusikan barang kebutuhan pokok dengan lebih efisien karena mereka langsung bersentuhan dengan warga. Peran ini bisa menjadi solusi pemerataan ekonomi,” kata Endhy pada Kamis (10/7/2025).

Endhy juga menyoroti pentingnya dukungan dari pemerintah daerah agar koperasi benar-benar dapat menjalankan perannya dengan maksimal.

Ia menekankan bahwa kemudahan akses perizinan dan permodalan menjadi kunci utama agar koperasi, khususnya Koperasi Merah Putih, dapat beroperasi secara legal dan efektif.

Baca Juga :  Rekomendasi Aplikasi Penunjang Produktivitas untuk Pebisnis Modern

Ia mengimbau agar berbagai instansi, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, memberikan ruang gerak yang cukup bagi koperasi,

termasuk mempercepat proses legalitas usaha dan memfasilitasi koperasi untuk mendapatkan bantuan modal usaha.

“Kalau koperasi diberi akses mudah terhadap modal dan perizinan distribusi barang, maka mereka bisa menjadi garda depan dalam memperkuat ekonomi desa.

Ini juga akan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap jalur distribusi besar yang seringkali tidak merata,” tambahnya.

Program pelibatan koperasi ini diharapkan mampu menjadi strategi jangka panjang dalam mewujudkan ketahanan ekonomi desa dan memperkuat fondasi ekonomi lokal.

Koperasi dinilai lebih adaptif terhadap kebutuhan komunitasnya dan juga mampu membangun jaringan distribusi yang bersifat kolektif dan juga berkelanjutan.

Baca Juga :  Banser Lamongan Didorong Jadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Sebagai bagian dari program nasional, Koperasi Merah Putih di berbagai daerah telah mulai disiapkan untuk mengambil peran dalam distribusi barang kebutuhan masyarakat, termasuk pangan, elpiji subsidi, serta kebutuhan sehari-hari lainnya.

Dengan sinergi antara koperasi dan pemerintah, pembangunan ekonomi berbasis masyarakat desa diharapkan dapat tumbuh secara inklusif dan berdaya saing tinggi.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru