Arumi Bachsin Promosikan Batik Gedog Tuban di Dekranas Expo 2025: Kain Unik Khas Jawa Timur yang Siap Mendunia

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 11 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM  – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, menghadiri perhelatan Dekranas Expo 2025 yang digelar di BSCC Dome, Balikpapan.

Dalam kunjungannya ke booth Dekranasda Jawa Timur, ia memperkenalkan salah satu warisan budaya tekstil khas daerahnya, yaitu Batik Gedog Tuban.

Arumi menyampaikan bahwa Batik Gedog memiliki keunikan tersendiri yang tidak dimiliki oleh batik dari daerah lain di Indonesia.

Ia menyebutkan bahwa motif dan proses pembuatannya menjadikan kain ini sebagai salah satu produk unggulan khas Jawa Timur.

Arumi menyatakan bahwa Batik Gedog tidak sekadar tersedia dalam bentuk kain, tetapi juga telah dikembangkan menjadi produk ready to wear, ucapnya saat siaran pers.

Baca Juga :  Peluang Emas dari Desa: Menggali Potensi UMKM Berbasis Kearifan Lokal

Tambahnya, nama “Gedog” berasal dari suara alat tenun tradisional yang digunakan dalam proses produksi kain.

Kemudian ia menjelaskan bahwa seluruh tahapan produksi dilakukan secara manual atau tangan bukan mesin oleh pengrajin, mulai dari pemintalan benang hingga proses membatik.

Inilah yang menjadikan Batik Gedog memiliki nilai seni dan ekonomi yang tinggi.

Arumi juga menegaskan bahwa pelestarian Batik Gedog sangat penting, mengingat waktu dan juga tenaga yang diperlukan dalam proses pembuatannya tidak sedikit.

Dirinya juga sangat berharap batik khas Tuban ini bisa semakin dikenal luas dan mendapatkan tempat di pasar nasional maupun pasar internasional.

Sebagai bagian dari perayaan HUT Dekranas ke-45, yang mengusung tema “Perajin Berdaya, Mendunia”, Arumi menekankan pentingnya dukungan pemerintah dan masyarakat terhadap produk kerajinan lokal.

Baca Juga :  Peluang Bisnis UMKM Pertanian: Dari Agrowisata hingga Pemasaran Produk Organik

Menurutnya, ketika perajin mendapatkan akses yang baik terhadap pasar, pelatihan, serta promosi, maka potensi untuk menembus pasar global akan semakin terbuka lebar.

Dalam kesempatan itu, Arumi juga memberikan motivasi kepada para perajin agar tetap semangat dan terus menciptakan karya-karya kreatif.

Ia percaya bahwa kreativitas adalah kunci untuk menghasilkan produk yang luar biasa dan bernilai tinggi.

“Perajin yang diberdayakan akan mampu menciptakan produk yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mengandung nilai budaya dan historis.

Dengan demikian, peluang untuk bersaing di kancah internasional semakin besar,” tuturnya.

Kunjungan Arumi di arena Dekranas Expo 2025 juga mendapat sambutan hangat dari para pengunjung.

Baca Juga :  Surga Jajanan Pedas Khas Madiun yang Wajib Dicoba: Warung Pentol Ceker Lunak Winongo

Banyak dari mereka yang antusias menyambut kehadiran istri Wakil Gubernur Jawa Timur ini, bahkan tak sedikit yang memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto bersama.

Batik Gedog Tuban kini tidak hanya menjadi simbol kearifan lokal, tetapi juga bagian dari strategi besar dalam mendorong ekonomi kreatif berbasis budaya.

Melalui promosi aktif seperti yang dilakukan Arumi, diharapkan produk-produk lokal Jawa Timur mampu bersaing di pasar global sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan
Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Telur Kini Turun Jadi Rp28.500/kg! Satgas Pangan Polres Mojokerto Pantau Harga Bapokting di Pasar Raya Mojosari

Berita Terkait

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Friday, 6 March 2026 - 20:50 WIB

Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau

Friday, 6 March 2026 - 14:44 WIB

Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana

Berita Terbaru