Bupati Bangkalan Apresiasi Peran Strategis YTP 837/Ksatria Trunojoyo untuk Dukung Ketahanan Pangan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 22 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kabupaten Bangkalan menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional dengan memberikan dukungan penuh terhadap kehadiran Yonif Teritorial Pembangunan (YTP) 837/Ksatria Trunojoyo di wilayahnya.

Keterangan itu disampaikan oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, pada kegiatan resmi yang berlangsung di Kecamatan Kamal pada Selasa, 22 Juli 2025.

Menurut Bupati, satuan teritorial tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Ia menilai bahwa kehadiran YTP 837/Ksatria Trunojoyo menjadi selaras dengan visi pemerintah daerah untuk menciptakan Bangkalan yang mandiri di sektor pangan.

Dengan penguatan pada sektor pertanian, pemanfaatan lahan kosong, serta pemberdayaan petani lokal, keberadaan satuan ini dianggap mampu memperkuat ketahanan nasional dari akar rumput.

Baca Juga :  Bulog Tulungagung Telusuri Dugaan Penjualan Beras Bantuan Pangan Secara Online

Pemerintah Kabupaten Bangkalan menyampaikan bahwa dukungan yang diberikan tidak sekadar simbolik, melainkan juga mencakup sinergi aktif dalam program pembinaan kelompok tani dan pengelolaan sumber daya lokal secara berkelanjutan.

Pendekatan yang dijalankan oleh YTP 837/Ksatria Trunojoyo sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang menekankan pentingnya pemberdayaan berbasis masyarakat.

YTP 837/Ksatria Trunojoyo sendiri merupakan satuan teritorial pembangunan yang memiliki fokus pada kegiatan sosial, pertanian terpadu, serta penguatan desa melalui kolaborasi antar pihak.

Dalam praktiknya, satuan ini telah menjalankan berbagai program seperti pemanfaatan lahan tidur, pendampingan kepada petani, hingga pengembangan sistem pertanian berkelanjutan yang dapat diterapkan secara lokal.

Bupati Bangkalan juga menyebutkan akan pentingnya keterlibatan TNI dalam upaya untuk memperkuat pembangunan nonmiliter, khususnya dalam isu ketahanan pangan.

Baca Juga :  Babinsa Koramil Balong Turun ke Sawah, Dampingi Petani Jaga Tanaman Jagung dari Serangan Hama

Ia menegaskan bahwa pendekatan seperti ini memberikan dampak yang luas, tidak hanya terhadap produksi pangan, tetapi juga terhadap stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat desa.

Melalui kolaborasi yang terjalin antara YTP 837/Ksatria Trunojoyo, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan Bangkalan dapat menjadi contoh sukses bagaimana sinergi antara komponen militer dan sipil mampu menjawab tantangan kemandirian pangan secara konkret.

Pemerintah juga berharap model serupa dapat direplikasi di wilayah lain untuk mempercepat tercapainya ketahanan pangan nasional.

Di masa mendatang, dukungan penuh dari Pemkab Bangkalan akan terus diberikan dalam bentuk fasilitasi program, juga alokasi lahan, hingga peningkatan kapasitas SDM pertanian.

Bupati menekankan bahwa sinergi seperti ini adalah bentuk nyata pembangunan yang holistik dan berorientasi pada keberlanjutan.

Baca Juga :  Kopdes Merah Putih Hadir di Ponorogo, Dorong Ekonomi Desa Lebih Mandiri dan Inklusif

Dengan kehadiran YTP 837/Ksatria Trunojoyo sebagai mitra strategis di lapangan, Bangkalan kini menatap masa depan ketahanan pangan dengan lebih optimis.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru