Cara Menjual Produk yang Kurang Laku dengan Strategi Tepat

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 6 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Tidak semua produk yang diluncurkan langsung mendapatkan respons positif dari pasar.

Bagi pelaku UMKM, memiliki stok produk yang kurang laku bisa menjadi tantangan besar.

Namun, bukan berarti produk tersebut harus dibiarkan menumpuk di gudang.

Dengan strategi yang tepat, produk yang tadinya kurang diminati bisa berubah menjadi sumber keuntungan baru.

1. Analisis Penyebab Produk Kurang Laku

Langkah pertama adalah mencari tahu mengapa produk tersebut tidak laku.

Apakah karena harga terlalu tinggi, desain kurang menarik, atau promosi yang kurang gencar?

Lakukan survei kecil dengan meminta masukan dari pelanggan atau memantau ulasan di media sosial.

Data ini akan membantu Anda menemukan akar masalah sehingga dapat memperbaikinya.

Baca Juga :  Strategi UMKM Bertahan dan Berkembang: Utamakan Kualitas Produk dan Layanan

2. Ubah Strategi Pemasaran

Kadang, masalahnya bukan pada produk, tetapi pada cara mempromosikannya.

Coba gunakan pendekatan pemasaran yang berbeda. Misalnya:

– Membuat konten yang lebih menarik di media sosial.

– Menggunakan influencer lokal untuk meningkatkan kepercayaan.

– Menawarkan penjelasan yang lebih detail mengenai manfaat produk.

Dengan strategi komunikasi yang tepat, produk yang awalnya tidak dilirik bisa mendapatkan perhatian baru.

3. Terapkan Bundling Produk

Jika produk kurang laku dijual secara terpisah, gabungkan dengan produk yang lebih populer.

Misalnya, jika Anda menjual makanan ringan yang kurang diminati, tawarkan paket hemat bersama produk yang lebih laris.

Cara ini tidak hanya membantu mengurangi stok, tetapi juga meningkatkan nilai pembelian pelanggan.

Baca Juga :  Optimalkan Pencarian Usaha: Strategi Digital Marketing Gratis Lewat Profil Bisnis

4. Beri Penawaran Khusus

Penawaran terbatas seperti diskon musiman, promo “beli satu gratis satu,” atau voucher cashback bisa menciptakan rasa urgensi.

Namun, pastikan perhitungan harga tetap menguntungkan.

Penawaran khusus yang dikelola dengan baik mampu mendorong konsumen mencoba produk tersebut tanpa harus menurunkan nilai brand.

5. Rebranding atau Repackaging

Terkadang, masalahnya terletak pada tampilan produk.

Mengganti kemasan, menambahkan label baru, atau membuat nama yang lebih menarik dapat memberikan kesan segar bagi konsumen.

Perubahan kecil ini sering kali berhasil memengaruhi persepsi pasar dan meningkatkan daya tarik produk.

Produk yang kurang laku bukan berarti gagal selamanya.

Dengan analisis yang tepat, strategi pemasaran baru, bundling produk, promo khusus, dan rebranding yang cerdas, Anda bisa mengubahnya menjadi peluang bisnis.

Baca Juga :  Inovasi Mahasiswa Polije dalam Budidaya Semangka: Strategi Pembelajaran PBL Dorong Wirausaha Muda Agribisnis

Ingat, kunci suksesnya ada pada kreativitas dan ketekunan dalam menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Harga Kedelai Melonjak, Produsen Tempe di Tuban Terpaksa Kecilkan Ukuran demi Bertahan
Permintaan Lele Meledak Gara-gara MBG, Petani Jombang Malah Terjepit Biaya Pakan
Belum Punya Gedung Sendiri, KDMP Senggreng Malang Bikin Kejutan! Omzet Tembus Rp20 Juta

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 19:10 WIB

Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Saturday, 23 May 2026 - 08:56 WIB

Harga Kedelai Melonjak, Produsen Tempe di Tuban Terpaksa Kecilkan Ukuran demi Bertahan

Berita Terbaru