BPP Tembakau Pamekasan 2025 Resmi Naik, Ini Rinciannya dan Penyebab Kenaikannya

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 8 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kabupaten Pamekasan secara resmi menetapkan Biaya Pokok Produksi (BPP) tembakau tahun 2025 dalam sebuah forum bersama seluruh pemangku kepentingan yang digelar di Pendopo Ronggosukowati, Selasa (5/8/2025).

Penetapan BPP tersebut dilakukan setelah melalui diskusi dan pertimbangan menyeluruh dari berbagai elemen, mulai dari petani, asosiasi, hingga pelaku industri tembakau.

Seluruh pihak menyatakan kesepakatan dan menerima keputusan yang diambil bersama ini.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan, Indah Kurnia Sulistiorini, menjelaskan bahwa kenaikan BPP tahun ini berkisar antara 1 hingga 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dirinya menyebut bahwa penyesuaian ini dilakukan berdasarkan perhitungan yang realistis terhadap biaya input produksi dan juga operasional yang dibutuhkan pada saat budidaya tembakau.

Baca Juga :  Banser Lamongan Didorong Jadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Indah mengungkapkan bahwa salah satu faktor dominan yang menyebabkan kenaikan BPP adalah meningkatnya biaya tenaga kerja per hari.

Kenaikan ini berdampak langsung pada total biaya produksi yang harus dikeluarkan oleh para petani tembakau.

“BPP tahun 2025 sudah dihitung secara rinci dan realistis berdasarkan situasi riil di lapangan.

Semua pihak yang hadir, baik petani, asosiasi, maupun pelaku usaha tembakau, telah menyatakan persetujuan atas angka yang ditetapkan,” ujar Indah dalam keterangannya.

Rincian BPP Tembakau Pamekasan 2025

Berdasarkan data resmi yang diumumkan, berikut rincian BPP tembakau Pamekasan tahun 2025:

Tembakau sawah: Rp47.685 per kilogram

Tembakau tegal: Rp53.544 per kilogram

Tembakau gunung: Rp64.000 per kilogram

Baca Juga :  Ribuan Buruh Tani Tembakau Jember Dapat Jaminan Sosial, Pemkab Pastikan Perlindungan Kerja Berkelanjutan

Sebagai perbandingan, berikut adalah data BPP pada tahun sebelumnya (2024):

Sawah: Rp46.725 per kilogram

– Tegal: Rp52.639 per kilogram

– Gunung: Rp63.233 per kilogram

Kenaikan tersebut meskipun tidak signifikan, namun dianggap sebagai langkah penting dalam menjaga keseimbangan antara biaya produksi dan harga jual agar petani tidak merugi,

terutama di tengah fluktuasi harga pasar dan meningkatnya kebutuhan produksi.

Komitmen Bersama untuk Petani Tembakau

Penetapan BPP ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk terus mendukung keberlanjutan sektor pertanian tembakau, yang merupakan salah satu komoditas unggulan daerah.

Dengan BPP yang telah disesuaikan dan disepakati bersama, diharapkan para petani memiliki kepastian dalam perencanaan produksi dan pengelolaan lahan.

Baca Juga :  Babinsa dan Poktan Barokah I Kolaborasi Panen Padi, Dukung Ketahanan Pangan di Bangkalan

Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, asosiasi petani, dan pengusaha juga menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas produksi serta mendukung ekonomi lokal yang sangat bergantung pada sektor pertanian tembakau.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru