Community and Food Day Banyuwangi Jadi Magnet UMKM, Peserta Tembus 222 Lapak

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 23 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Gelaran Community and Food Day (CFD) yang berlokasi di depan kantor Pemkab, Jalan Ahmad Yani Banyuwangi, terus menarik perhatian masyarakat maupun pelaku usaha.

Selama lebih dari sebulan berlangsung, jumlah UMKM yang ikut serta mengalami peningkatan signifikan hingga kini mencapai 222 lapak.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop UMP) Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, menjelaskan bahwa tingginya animo pelaku usaha membuat kegiatan ini menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Juga, setiap minggu selalu ada saja tambahan peserta baru yang ingin bergabung.

Kuota UMKM Terbatas, Banyak yang Terpaksa Ditolak

Besarnya minat para pelaku UMKM membuat Diskop UMP harus menutup pendaftaran sementara.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Cara Membuat Akun di SSCASN BKN 2025 untuk CPNS dan PPPK

Menurut Nanin, ada sekitar 150 pelaku usaha yang belum bisa difasilitasi karena keterbatasan area lapak. Ia menegaskan, apabila tidak dibatasi, jumlah peserta bisa dengan mudah menembus lebih dari 300 pelapak.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah daerah tengah mengkaji opsi perluasan area CFD.

Hal ini penting karena acara tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi UMKM, melainkan juga menghadirkan berbagai layanan publik seperti administrasi kependudukan, layanan kesehatan, hingga fasilitas perbankan.

Aturan Disiplin Demi Keadilan Peserta

Untuk menjaga ketertiban, Diskop UMP menetapkan aturan ketat bagi seluruh peserta CFD.

UMKM yang tidak hadir berjualan sebanyak tiga kali berturut-turut tanpa keterangan resmi akan langsung dikeluarkan dari daftar peserta.

Baca Juga :  Jember Alami Deflasi 0,04 Persen pada Agustus 2025, Cabai Rawit Jadi Penyumbang Utama

Slot kosong tersebut nantinya diberikan kepada pelaku usaha lain yang berada dalam daftar tunggu.

Nanin menekankan bahwa kebijakan tersebut dibuat untuk memastikan keadilan.

Dengan tingginya jumlah pendaftar, dinas ingin memberi kesempatan yang sama bagi seluruh pelaku usaha kecil agar bisa memasarkan produknya.

Pendampingan Agar UMKM Bisa Berkembang

Selain mengatur sistem keikutsertaan, Diskop UMP juga aktif memberikan pendampingan kepada pelaku usaha.

Beberapa UMKM yang dagangannya kurang diminati konsumen mendapat arahan langsung dari praktisi.

Pendampingan tersebut mencakup inovasi produk, peningkatan kualitas, hingga strategi pemasaran yang lebih menarik.

Langkah ini diambil agar seluruh pelapak yang terlibat tidak hanya sekadar hadir di CFD, tetapi juga benar-benar mendapatkan manfaat berupa peningkatan penjualan dan perluasan pasar.

Baca Juga :  Sidoarjo Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong untuk Wujudkan Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi

Dengan begitu, kegiatan ini dapat berfungsi maksimal sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Banyuwangi.

Community and Food Day (CFD) Banyuwangi terbukti menjadi magnet baru, khususnya bagi UMKM lokal.

Dengan jumlah peserta yang sudah mencapai 222 pelapak dan masih banyak pelaku usaha yang menunggu kesempatan, acara ini menunjukkan potensi besar sebagai pusat kegiatan ekonomi sekaligus ruang interaksi publik.

Pemerintah daerah pun berkomitmen terus menata dan mendampingi agar CFD benar-benar menjadi wadah yang bermanfaat bagi masyarakat Banyuwangi.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Kenapa Pembaruan Data Jadi Kunci Utama Pengajuan KUR BRI yang Lancar

Berita Terkait

Tuesday, 6 January 2026 - 19:22 WIB

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Wednesday, 31 December 2025 - 10:38 WIB

Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Berita Terbaru