Polres Lumajang Gelar Pasar Murah di Gucialit, 2,5 Ton Beras Ludes Diserbu Warga

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 26 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Masyarakat Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, merasakan manfaat besar dari kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Satuan Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Lumajang.

Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 25 Agustus 2025, di Kantor Kecamatan Gucialit dan berhasil menarik perhatian warga sekitar.

Tujuan utama pasar murah tersebut adalah membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mengantisipasi terjadinya penimbunan serta spekulasi harga pangan.

Dengan langkah nyata ini, Polres Lumajang berusaha menjaga agar bahan pokok tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.

Kasubsi Pidm Si Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, menjelaskan bahwa pelaksanaan pasar murah merupakan wujud kepedulian pihak kepolisian terhadap kondisi masyarakat.

Baca Juga :  Polsek Senduro Dorong Ketahanan Pangan Rumah Tangga Lewat Pemanfaatan Pekarangan Warga

Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan program ketahanan pangan yang tengah dijalankan pemerintah pusat.

Ia menambahkan bahwa distribusi pangan yang merata tidak hanya mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah, tetapi juga ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Dalam kegiatan tersebut, beras Bulog sebanyak 500 sak atau setara 2,5 ton disediakan bagi masyarakat.

Harga yang ditawarkan relatif lebih murah dibandingkan harga pasaran, yakni Rp57.000 per sak. Agar beras bisa dinikmati secara merata, warga hanya diperbolehkan membeli maksimal dua sak per orang.

Antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga seluruh stok beras yang disediakan langsung habis terjual dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Diskopusmik Kediri Dorong Koperasi Merah Putih Wujudkan Kemandirian Ekonomi Desa

Kondisi ini membuktikan bahwa kebutuhan pangan murah sangat diminati masyarakat di tengah dinamika harga pasar yang kerap berfluktuasi.

Warga Kecamatan Gucialit memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Mereka merasa terbantu karena bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau tanpa harus khawatir dengan spekulasi harga yang sering terjadi menjelang musim paceklik.

Selama pelaksanaan, suasana berjalan tertib, aman, dan kondusif.

Petugas kepolisian juga sigap mengatur jalannya pembagian beras agar tidak terjadi kericuhan maupun penumpukan antrean yang berlebihan.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan tindak lanjut perintah Kabidpropam Polda Jawa Timur dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan.

Langkah ini diharapkan bisa terus berlanjut, tidak hanya di Kecamatan Gucialit, tetapi juga di kecamatan lain di Kabupaten Lumajang.

Baca Juga :  Babinsa Kodim 0802/Ponorogo Intens Dampingi Petani, Dorong Peningkatan Ketahanan Pangan Desa

Dengan adanya inisiatif seperti ini, masyarakat merasa lebih tenang menghadapi gejolak harga kebutuhan pokok.

Selain itu, program tersebut juga memperkuat sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menciptakan situasi yang aman dan harmonis di wilayah Lumajang.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru