Stok Beras Bulog Malang Surplus 68 Ribu Ton, Harga Pasar Tetap Tinggi

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 30 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Perum Bulog Malang memastikan bahwa stok beras di gudang mereka dalam kondisi surplus hingga tahun depan.

Kepala Perum Bulog Malang, M. Nurjuliansyah Rahman, mengungkapkan bahwa persediaan saat ini mencapai 68 ribu ton, tersebar di empat gudang wilayah Malang.

Jumlah tersebut dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai musim panen berikutnya.

Menurutnya, stok tersebut sebagian besar disiapkan dalam kemasan lima kilogram, sehingga lebih mudah didistribusikan ke masyarakat.

Dengan kondisi ini, pihak Bulog optimis tidak akan terjadi kekurangan pasokan beras dalam waktu dekat.

Bulog Malang menetapkan harga beras di gudang sebesar Rp11 ribu per kilogram. Pedagang diperbolehkan mengambil keuntungan, namun tetap harus mengikuti ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Baca Juga :  Koperasi Petani Dinilai Solusi Efektif Atasi Keterbatasan Bulog dalam Menyerap Gabah

Artinya, harga maksimal yang boleh sampai ke tangan konsumen adalah Rp12.500 per kilogram atau sekitar Rp62.500 untuk kemasan lima kilogram.

Meskipun aturan tersebut sudah jelas, realita di pasar menunjukkan harga beras medium tetap tinggi.

Kondisi ini disinyalir karena keterbatasan ketersediaan beras medium di tingkat pedagang, meskipun secara total stok di gudang Bulog masih aman.

Nurjuliansyah menyebut bahwa perbedaan antara kondisi gudang dan harga pasar kemungkinan besar dipengaruhi kelangkaan beras medium.

Ia menegaskan bahwa ketersediaan beras medium memang sedang terbatas sehingga harga mengalami kenaikan.

Sementara itu, untuk beras premium, pihak Bulog belum memiliki data rinci mengenai pasokan dan pergerakan harganya.

Situasi ini membuat harga beras medium di pasaran masih sulit terkendali, meskipun pasokan beras dari Bulog tergolong surplus.

Baca Juga :  Pasar Murah di Kabupaten Madiun, Strategi Pemkab Kendalikan Harga dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Untuk menstabilkan harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat, Bulog Malang menargetkan penyaluran 23 ribu ton beras SPHP hingga akhir 2025.

Jumlah ini jauh lebih kecil dibandingkan stok yang tersedia di gudang, sehingga Bulog tetap yakin bahwa pasokan akan terjaga dengan baik.

Dengan kondisi surplus, tantangan utama kini terletak pada bagaimana distribusi dapat berjalan lancar dan masyarakat bisa memperoleh beras dengan harga sesuai ketentuan HET.

Nurjuliansyah menegaskan bahwa stok yang melimpah tidak akan bermanfaat jika akses masyarakat ke produk SPHP masih terbatas.

Surplus beras di gudang Bulog Malang hingga 68 ribu ton menjadi kabar baik bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi isu kenaikan harga pangan.

Baca Juga :  Tingkat Inflasi Kota Kediri Bulan Juni 2024 Terendah Se-Jawa Timur

Namun, persoalan harga beras medium yang masih tinggi menunjukkan bahwa distribusi dan ketersediaan di tingkat pedagang perlu diperkuat.

Melalui program distribusi SPHP, diharapkan harga bisa lebih terkendali sehingga masyarakat dapat membeli beras dengan harga terjangkau.

Dengan demikian, surplus beras yang ada benar-benar mampu memberikan dampak nyata terhadap stabilitas pangan di wilayah Malang.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru