Babinsa Kodim 0802/Ponorogo Aktif Dampingi Petani untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Usaha untuk memperkuat ketahanan pangan nasional bukan sekadar menjadi tugas pemerintah saja.

Di Kabupaten Ponorogo, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0802 secara konsisten mendampingi petani dalam setiap tahapan pertanian.

Pendampingan ini bertujuan agar produktivitas meningkat dan kesejahteraan petani semakin terjamin.

Salah satunya dilakukan oleh Serda Dwi Putra, anggota Koramil Tipe B 0802/15 Mlarak, yang sehari-hari bertugas di Desa Nglumpang, Kecamatan Mlarak, Ponorogo.

Pada Rabu (3/9/2025), ia terlihat turun langsung ke sawah membantu petani yang sedang melakukan pemupukan tanaman padi bersama kelompok tani Tani Murni.

Serda Dwi menjelaskan bahwa pendampingan Babinsa tidak hanya sebatas memberikan arahan, melainkan ikut serta dalam berbagai proses pertanian.

Baca Juga :  Kabupaten Malang Gencarkan Sosialisasi Sertifikasi dan Pengawasan Residu Pangan

Mulai dari menyiapkan lahan, menebar benih, menanam, merawat tanaman, hingga panen dan proses penjualan gabah hasil panen, semua mendapat pengawalan dari TNI.

Langkah ini dilakukan agar petani merasa lebih didukung, baik secara moral maupun teknis.

Dengan adanya pendampingan, diharapkan petani mampu meminimalkan kendala yang sering muncul dalam proses bercocok tanam, seperti hama, keterbatasan pupuk, hingga masalah distribusi hasil panen.

Aktivitas yang dilakukan para Babinsa merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam menyukseskan program pemerintah mengenai ketahanan pangan nasional.

Mereka ingin memastikan bahwa sektor pertanian di desa-desa tetap berjalan dengan baik, sehingga pasokan pangan dalam negeri tetap stabil.

Selain itu, keterlibatan Babinsa juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya petani.

Baca Juga :  Wabup Ponorogo Tinjau Ketersediaan Pangan di Pasar Legi Jelang Idul Fitri

Melalui interaksi langsung di sawah, Babinsa dapat mengetahui persoalan nyata yang dihadapi para petani dan membantu mencarikan solusi terbaik.

Lebih jauh, kehadiran Babinsa di lapangan memberikan semangat baru bagi petani. Mereka merasa tidak sendirian dalam menghadapi tantangan pertanian yang semakin kompleks.

Diharapkan, dengan adanya kerja sama yang erat antara petani dan TNI, kesejahteraan masyarakat desa dapat meningkat.

Komitmen ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan.

Jika petani lebih sejahtera, maka produktivitas pertanian otomatis akan meningkat. Dampaknya, ketersediaan pangan nasional pun lebih terjamin.

Pendampingan petani oleh Babinsa Kodim 0802/Ponorogo adalah contoh nyata sinergi antara aparat negara dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan.

Baca Juga :  Panen Raya Kecamatan Tarik: Bukti Nyata Sinergi Petani dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo

Dengan terjun langsung membantu petani mulai dari tahap persiapan hingga panen, Babinsa tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan rakyat.

Langkah ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan bisa terwujud jika seluruh elemen bangsa bersatu padu mendukung petani sebagai ujung tombak penyedia pangan nasional.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru