Lapas Kelas I Madiun Tanam Pohon Kelapa untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 13 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Dalam rangka memperkuat program ketahanan pangan nasional, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun bersama Persatuan Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) melaksanakan kegiatan penanaman pohon kelapa di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Puluhan bibit kelapa ditanam sebagai simbol nyata komitmen terhadap keberlanjutan pangan sekaligus pelestarian lingkungan.

Kepala Lapas Kelas I Madiun, Andi Wijaya Rivai, menuturkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan.

Ia menyebut, penanaman pohon kelapa di area SAE bertujuan memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi penyediaan sumber pangan maupun nilai ekonomi.

Andi menekankan, kelapa merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak kegunaan.

Baca Juga :  Kabupaten Malang Jadi Pelopor Program Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Dari buah, daun, hingga batangnya, semuanya dapat dimanfaatkan.

Oleh sebab itu, keberadaan pohon kelapa di lingkungan lapas dipandang mampu mendukung kebutuhan pangan berkelanjutan sekaligus membuka peluang ekonomi.

Selain itu, penanaman pohon juga diyakini akan menambah kesejukan dan nilai estetika lingkungan.

Lapas Kelas I Madiun berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah strategis menuju lapas yang hijau, produktif, dan mandiri.

Menurut Andi, fungsi pemasyarakatan tidak hanya terbatas pada pembinaan perilaku, melainkan juga mencakup pemberdayaan ekonomi dan keterampilan warga binaan.

Ia menegaskan bahwa penanaman pohon kelapa adalah salah satu bentuk nyata upaya tersebut.

Melalui kegiatan ini, Lapas Madiun berkomitmen menghadirkan lingkungan yang produktif serta bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Polresta Sidoarjo Gencarkan Program Ketahanan Pangan: Sinergi TNI-Polri dan Swasta Jadi Kunci Sukses

Harapannya, keberadaan pohon kelapa yang ditanam mampu menjadi warisan bernilai dan terus memberikan manfaat di masa mendatang.

Perwakilan PIPAS Lapas I Madiun, Tiwi Tutut Jemi, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.

Ia menilai, penanaman pohon kelapa sejalan dengan misi PIPAS yang selalu mendukung langkah positif pemasyarakatan.

Menurutnya, program ini bukan hanya bermanfaat untuk warga binaan, tetapi juga untuk generasi berikutnya.

Ia berharap keberadaan pohon kelapa di kawasan SAE dapat menjadi warisan produktif yang mendukung kemandirian pangan sekaligus memberikan contoh baik tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Langkah yang dilakukan Lapas Kelas I Madiun bersama PIPAS menunjukkan bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk lembaga pemasyarakatan.

Baca Juga :  Panen Raya di Sejumlah Daerah Tekan Harga Cabai di Pasar Induk Pare

Penanaman pohon kelapa di area SAE bukan hanya simbol kepedulian terhadap alam, tetapi juga bentuk nyata kontribusi terhadap ekonomi berkelanjutan.

Dengan adanya dukungan penuh dari semua pihak, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran lapas sebagai tempat pembinaan yang produktif sekaligus mendukung cita-cita besar pemerintah dalam membangun ketahanan pangan nasional.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru