Polsek Batuputih Dorong Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Lele Jumbo di Desa Gedang-Gedang

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 4 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Sebagai bagian dari upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Batuputih terus memperkuat perannya sebagai Gugus Tugas Polri Penggerak Ketahanan Pangan.

Melalui Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), kepolisian setempat secara aktif mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan menjadi sumber pangan yang produktif.

Salah satu langkah konkret dari komitmen tersebut terlihat pada kegiatan monitoring budidaya lele jumbo yang dilaksanakan pada Sabtu (4 Oktober 2025) di Dusun Gunung Papan, Desa Gedang-Gedang, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep.

Kegiatan pemantauan ini dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Gedang-Gedang, Aipda Ibnu, yang meninjau perkembangan pembesaran lele jumbo milik Suroto, seorang warga setempat yang aktif membudidayakan ikan air tawar tersebut di pekarangan rumahnya.

Kapolsek Batuputih, AKP Abu Mahdura, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari kontribusi Polri dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.

Baca Juga :  Program PAJU Dorong BUMDes Pasongsongan Jadi Inkubator Bisnis Berbasis Potensi Lokal

Ia menuturkan, pihak kepolisian tidak hanya berfokus pada tugas keamanan, tetapi juga berperan dalam mendorong masyarakat untuk mandiri secara ekonomi dan pangan.

Menurutnya, sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat sangat dibutuhkan agar program ketahanan pangan bisa berjalan berkelanjutan.

“Kami terus memotivasi warga agar tidak membiarkan lahan kosong. Pemanfaatan pekarangan dengan budidaya seperti lele jumbo ini sangat bermanfaat, baik untuk kebutuhan keluarga maupun tambahan penghasilan,” tutur AKP Abu Mahdura.

Ia juga menambahkan, program seperti ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraan tanpa harus bergantung pada lahan luas.

Dengan manajemen sederhana dan perawatan rutin, budidaya lele jumbo bisa memberikan hasil menjanjikan.

Baca Juga :  Toko Camilan Khas Daerah Sumenep Diburu Saat Lebaran: Tradisi Budaya yang Menguntungkan Penjual

Selama proses monitoring, kondisi kolam budidaya milik Suroto tampak terawat dengan baik. Ribuan ekor lele jumbo tumbuh sehat dan menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin paham dalam menerapkan praktik budidaya yang efektif dan berkelanjutan.

Warga sekitar juga mulai tertarik untuk mengikuti jejak Suroto.

Mereka menilai kegiatan ini tidak hanya menambah ketersediaan sumber pangan, tetapi juga menjadi alternatif usaha yang bisa dijalankan dari rumah.

“Kami sangat mengapresiasi semangat warga dalam mendukung program ini. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus berkembang dan menginspirasi desa-desa lain di wilayah Batuputih,” ujar AKP Abu Mahdura.

Kegiatan monitoring tersebut berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan lancar.

Baca Juga :  Sumenep Kembangkan Tumpang Sari Padi–Siwalan untuk Optimalkan Lahan Marginal dan Perkuat Ketahanan Pangan

Polsek Batuputih memastikan program serupa akan terus dijalankan di berbagai desa binaan sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan.

Melalui pendekatan kolaboratif antara aparat kepolisian dan warga, diharapkan gerakan pemanfaatan pekarangan produktif dapat menjadi solusi konkret dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan taraf hidup masyarakat.

AKP Abu Mahdura menegaskan, “Ketahanan pangan adalah fondasi kemandirian ekonomi.

Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan di tingkat desa.”

Dengan semangat tersebut, Polsek Batuputih menunjukkan bahwa peran polisi tidak berhenti pada tugas penegakan hukum semata, melainkan juga turut menjadi penggerak kesejahteraan rakyat melalui inovasi di bidang pangan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat
Jelang Lebaran 2026, Disnakertrans Jatim Turunkan 54 Posko THR dan Siaga Cegah PHK
Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH
PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur
YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Berita Terkait

Wednesday, 25 February 2026 - 18:45 WIB

Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026

Wednesday, 25 February 2026 - 18:41 WIB

Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat

Wednesday, 25 February 2026 - 18:37 WIB

Jelang Lebaran 2026, Disnakertrans Jatim Turunkan 54 Posko THR dan Siaga Cegah PHK

Wednesday, 25 February 2026 - 18:31 WIB

Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH

Friday, 16 January 2026 - 15:51 WIB

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur

Berita Terbaru

Ciptakan Ramadhan berkesan dengan microphone SHORUSH. Cocok untuk tadarus, tarawih, dan kajian, lengkap promo diskon & gratis ongkir.

Berita

Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH

Wednesday, 25 Feb 2026 - 18:31 WIB