Gubernur Khofifah Lepas Bantuan Logistik ke Pulau Bawean dengan KRI Surabaya 591

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 6 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Distribusi kebutuhan pokok ke Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, sempat terhambat akibat tingginya gelombang laut sejak akhir Agustus 2025.

Kondisi tersebut akhirnya direspons Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan mengirimkan bantuan logistik menggunakan KRI Surabaya 591 pada Jumat, 5 September 2025.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menjelaskan bahwa aktivitas transportasi laut ke Bawean praktis lumpuh selama hampir sepekan.

Kapal barang berhenti beroperasi sejak 29 Agustus, sementara kapal penumpang terhenti pada 1 September dan baru kembali berlayar pada hari pengiriman bantuan.

Situasi tersebut membuat suplai logistik ke pulau terhambat dan memicu lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok.

Khofifah menyebutkan, harga telur sempat menembus Rp60 ribu per kilogram, sementara daging ayam bahkan mencapai Rp80 ribu per kilogram.

Baca Juga :  Kadin Sidoarjo 2024–2029 Fokus Kembangkan SDM dan UMKM Berkualitas Menuju Daya Saing Global

Kondisi ini tentu menambah beban masyarakat setempat yang sangat bergantung pada distribusi bahan pangan dari Gresik.

Dalam pengiriman kali ini, Pemprov Jawa Timur menyalurkan berbagai jenis bantuan yang dibutuhkan warga.

Bantuan terdiri dari 10 ton beras, 5.000 paket sembako, tabung LPG 12 kilogram, telur, serta kendaraan cold storage untuk menjaga kualitas pangan selama perjalanan laut.

Selain bantuan dari pemerintah, sebanyak 50 pedagang asal Gresik turut serta dalam perjalanan menggunakan KRI Surabaya 591.

Kehadiran mereka menjadi solusi setelah sebelumnya kesulitan mendapatkan akses transportasi karena antrean penumpang yang menumpuk akibat keterlambatan kapal.

Khofifah menegaskan bahwa seluruh proses distribusi bantuan akan dipantau secara ketat.

Baca Juga :  Surabaya Dorong Inovasi Empat Sektor Strategis Nasional: Pameran Indo Livestock hingga Indo Fisheries 2025

Ia telah meminta Sekretaris Daerah Jawa Timur untuk mengoordinasikan pengiriman bersama jajaran terkait, sementara Bupati Gresik diminta memastikan distribusi benar-benar sampai kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

“Semua harus berjalan teratur agar bantuan tepat sasaran.

Kami ingin memastikan masyarakat Bawean mendapatkan akses pangan yang memadai setelah beberapa hari terakhir menghadapi keterbatasan,” ujar Khofifah dalam keterangannya.

Berdasarkan jadwal, kapal KRI Surabaya 591 dijadwalkan tiba di Pulau Bawean pada Sabtu, 6 September 2025, pukul 06.00 pagi.

Khofifah berharap pengiriman kali ini berjalan lancar dan dapat segera membantu menstabilkan harga pangan yang sempat melambung.

Ia menambahkan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah kepulauan Jawa Timur yang kerap menghadapi kendala cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Revitalisasi Pasar Kembang Capai 90 Persen, DPRD Surabaya Dorong Penyelesaian Tepat Waktu dan Transparan

Dengan adanya dukungan logistik yang terjamin, diharapkan aktivitas masyarakat Bawean dapat kembali normal.

Pengiriman logistik menggunakan KRI Surabaya 591 menjadi langkah strategis Pemprov Jawa Timur dalam mengatasi dampak keterlambatan distribusi akibat gelombang tinggi.

Dengan membawa ribuan paket sembako, beras, hingga cold storage, pemerintah berusaha memastikan kebutuhan dasar masyarakat Pulau Bawean tetap terpenuhi.

Lebih dari sekadar bantuan, misi ini mencerminkan komitmen pemerintah provinsi untuk hadir di tengah masyarakat yang terdampak, sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah kepulauan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru