Penataan Pasar Induk Bondowoso: Pedagang Ayam Direlokasi Demi Ketertiban dan Kenyamanan Kota

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 12 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan tata kelola pasar yang tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Salah satu langkah nyata dilakukan melalui relokasi pedagang ayam dari kawasan Jalan Veteran ke dalam Pasar Induk Bondowoso, yang berlangsung pada Minggu (12/10/2025).

Kegiatan relokasi ini melibatkan tim gabungan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yaitu Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Dinas Perhubungan (Dishub), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bondowoso.

Proses pemindahan berjalan lancar, aman, dan kondusif tanpa menimbulkan gesekan di lapangan.

Relokasi dimulai sejak pukul 06.45 hingga 08.30 WIB, diawali dengan kegiatan penertiban di lokasi lama tempat para pedagang ayam sebelumnya berjualan di sepanjang Jalan Veteran.

Baca Juga :  Rincian Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) 2025: Cek Besaran dan Jadwal Pencairan Terbaru

Setelah proses penertiban selesai, petugas melanjutkan dengan diskusi dan koordinasi bersama perwakilan pedagang ayam guna memastikan kesiapan fasilitas di area baru Pasar Induk.

Menurut Kepala Satpol PP Bondowoso, Slamet Yantoko, pemindahan pedagang ayam ini merupakan bagian dari program penataan kawasan perkotaan yang bertujuan menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih, tertata, serta tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar Jalan Veteran.

Pemerintah daerah menilai bahwa keberadaan pedagang di lokasi lama sering menyebabkan kemacetan, tumpukan sampah, dan kurangnya kenyamanan bagi pengguna jalan.

Langkah relokasi ini, menurutnya, telah melalui proses kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan para pedagang.

Sebelumnya, Pemkab Bondowoso telah mengadakan beberapa kali pertemuan untuk memastikan bahwa proses pemindahan dilakukan secara humanis, tanpa merugikan para pelaku usaha.

Baca Juga :  Debellin: Pan Anti Lengket Lokal Berkualitas Jerman untuk Hidup Sehat

Hasil laporan petugas di lapangan menunjukkan bahwa seluruh pedagang ayam telah menempati lokasi baru di dalam Pasar Induk Bondowoso.

Area relokasi tersebut telah disiapkan dengan fasilitas pendukung yang memadai, seperti meja jualan, tempat penyimpanan, dan akses sanitasi.

Dengan demikian, aktivitas perdagangan dapat tetap berjalan seperti biasa tanpa mengganggu ketertiban umum.

Selain memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli, langkah ini juga mendukung penataan pedagang sayur dan program operasi gabungan mingguan yang rutin dilakukan oleh tim pasar.

Dengan sistem zonasi dan penataan ulang pedagang, diharapkan suasana pasar menjadi lebih rapi, higienis, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Pemkab Bondowoso melalui sinergi lintas OPD berkomitmen mewujudkan pasar yang tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga representasi dari ketertiban dan keindahan kota.

Baca Juga :  Pemkab Bondowoso Lindungi 8.445 Buruh Tani Tembakau Lewat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Penataan ulang kawasan pasar merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan usaha yang bersih, aman, dan produktif bagi masyarakat.

Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor perdagangan rakyat melalui pembangunan fasilitas yang layak dan tertata.

Dengan relokasi ini, diharapkan pasar-pasar tradisional di Bondowoso dapat bertransformasi menjadi lebih modern tanpa kehilangan ciri khas lokalnya.

Relokasi pedagang ayam dari Jalan Veteran ke Pasar Induk menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah, aparat, dan pelaku usaha dapat menciptakan perubahan positif bagi lingkungan kota.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru