Jawa Timur Raih Penghargaan Ekonomi Terpuji 2025, Bukti Sinergi Program Khofifah dan Pemerintah Pusat

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Provinsi Jawa Timur kembali mencatat prestasi gemilang di tingkat nasional setelah berhasil meraih Anugerah Program Ekonomi Terpuji 2025 pada ajang detikJatim Awards 2025.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas keberhasilan memperkuat ekonomi desa melalui program Koperasi Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang digagas di era kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Program ini dinilai sebagai langkah konkret dalam mewujudkan pemerataan ekonomi di tingkat desa.

Melalui pembentukan lebih dari 8.494 koperasi desa dan kelurahan di seluruh wilayah Jawa Timur, inisiatif ini berhasil mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan berbasis komunitas lokal.

Pengamat politik dari Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), Baihali Sirajt, menilai bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan konsistensi tinggi Jawa Timur dalam mendukung program prioritas nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Cara Mengecek Status Penerima BLT Dana Desa 2025

Menurut Baihali, di bawah kepemimpinan Khofifah, Jawa Timur termasuk provinsi yang paling selaras dalam menerjemahkan visi pembangunan nasional ke dalam kebijakan daerah.

Ia menjelaskan bahwa sinergi antara program pusat dan daerah menjadi salah satu faktor utama yang membuat Jawa Timur terus unggul dalam bidang ekonomi dan sosial.

“Khofifah dianggap tidak hanya menjalankan program pemerintah pusat, tetapi juga mengembangkan inovasi sendiri yang berdampak langsung pada masyarakat,” ungkap Baihali.

Program Koperasi Merah Putih yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu faktor penentu penghargaan ini.

Baihali mengungkapkan bahwa hingga 2025, lebih dari 200 koperasi Merah Putih telah mengantongi badan hukum resmi dan aktif beroperasi dengan omzet yang stabil.

Baca Juga :  Diterpa Kemarau Basah, Petani Tembakau Gunung Sumenep Tetap Tanam Ulang hingga 5 Kali

Pemerintah Provinsi, lanjutnya, tidak hanya berhenti pada pembentukan koperasi, tetapi juga memberikan pendampingan dan pelatihan berkelanjutan kepada para pengurus koperasi desa.

Dukungan tersebut mencakup pelatihan manajemen usaha, penyusunan laporan keuangan, hingga proses legalisasi badan hukum koperasi.

“Perhatian pemerintah terhadap penguatan ekonomi desa ini sangat nyata. Jika tidak ada dukungan langsung dari Pemprov Jatim, program Kopdes Merah Putih tidak akan berkembang sebaik sekarang,” kata Baihali dalam keterangannya, Jumat (7/11/2025).

Selain keberhasilan di sektor koperasi, Baihali juga menyoroti keberhasilan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat di Jawa Timur.

Kedua program tersebut dianggap mampu berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kecil.

Baca Juga :  Percepat Reforma Agraria, Pemerintah Perkuat GTRA di Jawa Timur

Ia menilai bahwa kepemimpinan Khofifah berhasil menciptakan harmoni antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

Kolaborasi tersebut menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu contoh terbaik penerapan pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

Keberhasilan meraih penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa Jawa Timur mampu menghadirkan keseimbangan antara kepemimpinan politik yang kuat dan penguatan ekonomi masyarakat desa.

Melalui pendekatan kolaboratif dan inovatif, program-program yang dijalankan mampu menekan kesenjangan sosial dan memperluas lapangan kerja di berbagai sektor.

Dengan strategi pembangunan yang berfokus pada pemberdayaan desa, Jawa Timur semakin kokoh sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru