PKH Tahap 4 Mulai Dicairkan: Dana Bantuan Sudah Masuk ke Rekening KPM Pengguna KKS Bank Mandiri

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 4 kembali menjadi perhatian masyarakat setelah sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan mulai menerima dana bantuan susulan.

Informasi mengenai pencairan ini diperoleh dari hasil pengecekan saldo yang dilakukan oleh beberapa penerima, khususnya pengguna Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih yang bekerja sama dengan Bank Mandiri sebagai bank penyalur.

Dari laporan yang beredar di kalangan penerima bantuan, terlihat bahwa dana bantuan PKH Tahap 4 telah berhasil masuk ke rekening sejumlah KPM.

Bukti transaksi dengan tanggal 18 November 2025 menunjukkan bahwa dana tersebut sudah dapat diakses.

Dalam catatan transaksi tersebut, tertera bahwa bantuan PKH Tahap 4 mencapai Rp1.125.000.

Nominal ini sesuai dengan kategori bantuan yang diberikan pemerintah melalui skema perlindungan sosial bagi keluarga rentan miskin.

Selain dana PKH, penerima yang sama juga terlihat mendapatkan pencairan BLT Kesra pada awal November 2025.

Baca Juga :  Mengembangkan Semangat Kewirausahaan dan Peluang Usaha 2025 Berbasis Ekonomi Kerakyatan

Pada bukti transaksi sebelumnya, yaitu tanggal 4 November 2025, tercatat bahwa BLT Kesra sebesar Rp900.000 sudah ditransfer ke rekening penerima.

Dua jenis bantuan yang masuk dalam waktu berdekatan ini menjadi penanda bahwa pemerintah terus menjalankan penyaluran bansos sesuai jadwal dan mekanisme yang telah ditetapkan.

Informasi pencairan ini sekaligus menegaskan bahwa Bank Mandiri sebagai salah satu bank Himbara kembali berperan dalam menyalurkan dana bansos PKH kepada KPM pengguna KKS Merah Putih.

Proses pencairan melalui kanal perbankan dinilai membantu mempercepat distribusi bantuan, sekaligus memudahkan masyarakat dalam memantau saldo secara mandiri melalui ATM, mobile banking, maupun mesin EDC e-warong yang ditunjuk.

Beberapa KPM yang melakukan pengecekan saldo menyampaikan bahwa dana bantuan muncul secara otomatis di rekening mereka tanpa adanya pemberitahuan khusus sebelumnya.

Baca Juga :  BLT Kesra 2025 Disalurkan Lewat Pos Indonesia, Pemerintah Pastikan Bantuan Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

Hal ini merupakan mekanisme umum penyaluran bansos, di mana dana akan masuk setelah proses verifikasi selesai dilakukan oleh pihak penyalur dan kementerian terkait.

Masyarakat kemudian dapat mencairkan bantuan tersebut sesuai kebutuhan, baik untuk kebutuhan harian, pendidikan anak, maupun keperluan lainnya yang masuk dalam kategori penggunaan wajar program PKH.

Pencairan PKH Tahap 4 ini menjadi bagian dari agenda pemerintah dalam menyelesaikan penyaluran bantuan sosial untuk tahun 2025.

Program ini menargetkan keluarga rentan agar tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar, terutama menjelang masa akhir tahun di mana harga kebutuhan pokok cenderung mengalami kenaikan.

Kehadiran bantuan PKH juga diharapkan dapat memperkuat daya beli masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi keluarga rentan.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Luncurkan Program Drone Penyemprot Pestisida Gratis untuk Petani: Inovasi Teknologi Tingkatkan Efisiensi dan Keamanan Pertanian

Masyarakat yang merasa berhak menerima tetapi belum melihat adanya perubahan saldo di KKS disarankan untuk melakukan pengecekan berkala.

Pengecekan dapat dilakukan melalui ATM Bank Mandiri, mesin EDC e-warong, atau layanan digital banking jika tersedia.

Selain itu, informasi resmi mengenai jadwal pencairan tetap dapat dipantau melalui kanal resmi pemerintah maupun Kemensos agar terhindar dari informasi palsu.

Dengan berlangsungnya pencairan PKH Tahap 4, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan bantuan dengan bijak dan sesuai peruntukan.

Pemerintah telah menyampaikan bahwa bantuan sosial seperti PKH akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan masyarakat yang berada pada desil rendah dalam Data Terpadu Kesejahteraan Nasional (DTSEN).

Bantuan yang telah masuk ke rekening KPM ini menjadi bukti bahwa program tersebut terus berjalan dan disalurkan sesuai sasaran.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru