Koperasi Desa Merah Putih, Strategi Pemerintah Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Lewat Akses Modal Ramah

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 19 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Diberitakan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Wakil Bupati Mimik Idayana menggelar sosialisasi terkait pembentukan Koperasi Desa Merah Putih serta pemanfaatan dana desa untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya konkret dalam memperkuat perekonomian desa, sejalan dengan program strategis nasional yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Sosialisasi tersebut berlangsung di Balai Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan, pada Jumat, 18 April 2025.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan DPRD, dinas terkait, tokoh masyarakat, dan kelompok tani.

Wakil Bupati Sidoarjo menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan langkah nyata pemerintah pusat untuk meningkatkan akses masyarakat desa terhadap sumber modal yang aman, mudah dijangkau, dan terjangkau.

Baca Juga :  Kadin Surabaya Dorong Digitalisasi Impor: Layanan Asuransi Terpadu Terhubung Bea Cukai Percepat Proses PIB

Ia menekankan bahwa koperasi ini hadir sebagai alternatif yang lebih bersahabat dibandingkan lembaga keuangan konvensional seperti bank maupun platform pinjaman online yang sering kali menerapkan bunga tinggi.

Mimik Idayana menjelaskan bahwa melalui program simpan pinjam yang dijalankan oleh koperasi ini, masyarakat desa diharapkan dapat memperoleh bantuan modal yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mereka.

Pemerintah daerah menargetkan agar dana pinjaman tersebut bisa dimanfaatkan secara produktif, mendorong masyarakat untuk mengembangkan usaha mandiri dan meningkatkan pendapatan rumah tangga.

Ia juga menggarisbawahi bahwa keberhasilan program ini tidak bisa hanya ditopang oleh pemerintah saja, melainkan harus ada dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.

Partisipasi aktif masyarakat, transparansi dalam pengelolaan dana koperasi, serta komitmen bersama menjadi kunci utama dalam mewujudkan koperasi yang sehat dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Jawa Timur Tuntaskan 100 Persen Koperasi Merah Putih di Seluruh Desa dan Kelurahan

Bukan hanya koperasi, dalam agenda tersebut juga dibahas upaya optimalisasi dana desa untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

Wakil Bupati menyatakan bahwa dana desa dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian, penyediaan bibit, alat produksi, hingga penguatan kapasitas petani desa.

Kepala Desa Kedondong, Jamali, menyampaikan penghargaan tinggi atas dukungan serta perhatian dari pemerintah kabupaten.

Ia menyatakan kesiapannya dalam menjalankan program Koperasi Merah Putih dan ketahanan pangan dengan sebaik mungkin.

Menurutnya, program ini merupakan peluang besar bagi masyarakat untuk menjadi lebih mandiri secara ekonomi dan mampu menciptakan lapangan kerja baru di tingkat desa.

Jamali juga meyakini bahwa program ini bisa membawa Desa Kedondong menjadi desa yang tangguh secara ekonomi, mandiri dalam pengelolaan sumber daya, dan sejahtera dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Tren Hijab Lukis Tangan Jadi Peluang Emas bagi UMKM Surabaya di Tahun 2025

Ia berharap agar kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak terkait dapat terus berjalan harmonis demi terwujudnya cita-cita pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan pelaksanaan program Koperasi Merah Putih dan ketahanan pangan berbasis dana desa,

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap dapat menciptakan desa-desa mandiri yang mampu bersaing dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah secara menyeluruh.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern
Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional
Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya
Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 11:02 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Wednesday, 15 July 2026 - 18:22 WIB

Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional

Wednesday, 15 July 2026 - 18:19 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya

Thursday, 4 June 2026 - 19:10 WIB

Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Berita Terbaru