Jelang May Day, Pemkab Lamongan Dorong Harmoni Buruh dan Pengusaha Demi Daya Saing Investasi

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Tenaga Kerja menyampaikan harapan besar terhadap terciptanya suasana kondusif di dunia ketenagakerjaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Lamongan, M. Zamroni, menekankan pentingnya kolaborasi yang solid antara pekerja, pelaku usaha, dan pemerintah dalam membangun hubungan industrial yang harmonis dan saling menguntungkan.

Zamroni menyampaikan bahwa peringatan May Day seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan buruh, tetapi juga dijadikan momen refleksi bersama untuk memperkuat sinergi di antara seluruh pemangku kepentingan.

Ia menuturkan bahwa suasana kerja yang aman dan kondusif sangat penting dalam menjaga kestabilan ekonomi serta meningkatkan daya tarik investasi di daerah.

Baca Juga :  Visi dan Misi sebagai Kunci Utama Peningkatan Produktivitas Kerja Karyawan

Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi minat investor untuk menanamkan modal di suatu wilayah adalah bagaimana iklim hubungan industrial dibangun.

Apabila interaksi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah dapat berjalan baik dan penuh saling pengertian, maka hal itu akan memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Lebih lanjut, Zamroni menyebutkan bahwa terciptanya stabilitas hubungan kerja di Kabupaten Lamongan secara tidak langsung juga menjadi solusi terhadap tingginya angka pengangguran terbuka.

Dengan meningkatnya investasi dan bertambahnya lapangan kerja, maka masyarakat akan memiliki lebih banyak peluang untuk memperoleh penghasilan yang layak dan meningkatkan taraf hidup.

Pemerintah Kabupaten Lamongan, menurut Zamroni, terus berupaya menjaga keseimbangan kepentingan antara pihak pekerja dan pengusaha.

Baca Juga :  Pinjaman Online: Solusi Cepat untuk Modal Usaha, tapi Waspada Risiko!

Hal ini dilakukan melalui dialog terbuka, pembinaan hubungan industrial, serta fasilitasi penyelesaian perselisihan ketenagakerjaan secara bijak dan adil.

Ia mengharapkan juga peringatan May Day untuk tahun ini bisa berlangsung dengan damai, tertib, juga sarat makna.

Zamroni mendorong agar seluruh elemen masyarakat, khususnya para buruh, menjadikan peringatan ini sebagai ajang menyuarakan aspirasi secara positif, tanpa mengesampingkan pentingnya menjaga ketertiban umum.

Dalam pernyataannya, ia mengajak para pengusaha untuk lebih proaktif dalam memenuhi hak-hak pekerja sesuai ketentuan perundang-undangan, serta mengembangkan sistem kerja yang mendukung produktivitas dan kesejahteraan bersama.

Di sisi lain, para buruh juga diimbau untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pelatihan maupun pendidikan vokasi agar mampu bersaing dalam dunia kerja yang semakin kompetitif.

Baca Juga :  Ketahui 5 Ide untuk Perusahaan Lebih Maju yang Bikin Kamu Penasaran

Pemerintah daerah mengharapkan, momen seperti Hari Buruh 1 Mei ini bisa menjadi awal dari hubungan industrial yang harmoni, kokoh, dan juga berkualitas.

Kerjasama antara buruh, pengusaha, dan pemerintah diyakini akan menjadi pondasi penting dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Lamongan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru