Kerja Bakti di Desa Kertowono: Sinergi Warga dan TNI Normalisasi Irigasi Demi Pertanian dan Cegah Banjir

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 5 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Upaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mencegah risiko banjir terus dilakukan oleh warga Desa Kertowono, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah melalui kegiatan kerja bakti yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk jajaran TNI yang diwakili oleh Babinsa setempat.

Pada Minggu, 4 Mei 2025, kegiatan kerja bakti dilaksanakan di wilayah Dusun Karanganyar RT 003 RW 001.

Untuk fokus utama kerja baktinya sendiri adalah upaya normalisasi serta pemeliharaan saluran irigasi yang beberapa waktu ini menjadi tumpuan utama pengairan bagi lahan pertanian warga.

Pembersihan saluran dilakukan dengan mengangkat endapan lumpur, menghilangkan sampah rumah tangga, dan menebas tumbuhan liar yang menghambat aliran air.

Kepala Dusun Karanganyar, Satu Yudi, menyampaikan bahwa peran aktif Babinsa sangat berdampak positif terhadap semangat gotong royong masyarakat.

Ia mengungkapkan apresiasinya terhadap kolaborasi tersebut dan berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut secara berkala.

Keberadaan saluran irigasi yang bersih dan berfungsi baik akan sangat mendukung peningkatan hasil pertanian warga, ungkapnya, sekaligus menjadi langkah antisipatif terhadap potensi banjir pada musim hujan.

Baca Juga :  Polres Lumajang Gelar Pasar Murah di Gucialit, 2,5 Ton Beras Ludes Diserbu Warga

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan kerja bakti ini menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan sosial antarwarga.

Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kerja bakti juga memperkuat nilai-nilai solidaritas serta tanggung jawab kolektif dalam menjaga fasilitas umum yang menjadi kebutuhan bersama.

Dalam kegiatan tersebut, tampak kehadiran Babinsa Desa Kertowono dari Koramil 0821/04 Gucialit, Koptu Mustaji, yang turut bahu-membahu bersama warga melakukan pembersihan saluran.

Keikutsertaan TNI dalam kegiatan masyarakat seperti ini menunjukkan bentuk nyata dukungan terhadap pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan warga.

Koptu Mustaji menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada tugas pengamanan atau pembinaan teritorial, tetapi juga sebagai mitra dalam pembangunan di tingkat desa.

Ia menyebutkan bahwa saluran irigasi merupakan infrastruktur vital yang harus dijaga bersama, karena sangat mempengaruhi kelangsungan hidup pertanian dan kualitas hidup warga desa secara umum.

Baca Juga :  Jombang Percepat Program Bongkar Ratoon Tebu 2.500 Hektare Demi Swasembada Gula 2028

Menurut dirinya, kegiatan normalisasi ini merupakan bentuk nyata kerjasama antara TNI dengan masyarakat dalam menjaga lingkungan, juga ikut mendukung ketahanan pangan lokal.

Ia berharap ke depan, kolaborasi semacam ini terus ditingkatkan agar mampu menciptakan desa yang bersih, sehat, dan produktif.

Diketahui bahwa saluran irigasi yang dimaksud sebelumnya mengalami penyumbatan di beberapa titik akibat sedimentasi lumpur serta tumpukan sampah dan tanaman liar.

Kondisi ini berdampak langsung terhadap aliran air yang tidak maksimal ke area pertanian warga, sehingga apabila tidak ditangani secara cepat, dikhawatirkan akan menurunkan produktivitas lahan.

Kerja bakti ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

Dengan melibatkan warga secara langsung, pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparatur desa atau pemerintah, tetapi menjadi milik bersama yang dijaga dan dimanfaatkan secara kolektif.

Kepala dusun menegaskan bahwa kebersamaan dan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga infrastruktur desa seperti saluran irigasi harus terus dipupuk.

Baca Juga :  Petani Milenial Sumenep Belajar Pasar Lelang Online ke Sleman, Siap Terapkan Digitalisasi Pertanian

Ia menilai bahwa kegiatan kerja bakti merupakan bentuk kepedulian warga terhadap kelangsungan kehidupan sosial dan ekonomi desa yang bergantung pada pertanian.

Dirinya juga berupaya untuk mengajak seluruh warga agar terus aktif dalam kegiatan-kegiatan serupa di masa yang akan datang.

Menurutnya, bukan hanya menjaga lingkungan dan infrastruktur, kerja bakti juga bisa menciptakan ruang silaturahmi antarwarga yang tentunya bisa memperkuat harmoni sosial sesama warga.

Melalui kegiatan kerja bakti ini, Desa Kertowono tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga memperlihatkan kekuatan kolaborasi antara warga dan TNI.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih, bebas dari ancaman banjir, serta mendukung peningkatan hasil pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat.

Dengan demikian, kegiatan kerja bakti yang digelar di Desa Kertowono menjadi bukti nyata bahwa partisipasi aktif masyarakat,

ditambah dengan dukungan Babinsa dan pemerintah desa, mampu menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan bagi kemajuan desa.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat
Jelang Lebaran 2026, Disnakertrans Jatim Turunkan 54 Posko THR dan Siaga Cegah PHK
Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH
PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur
YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Berita Terkait

Wednesday, 25 February 2026 - 18:45 WIB

Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026

Wednesday, 25 February 2026 - 18:41 WIB

Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat

Wednesday, 25 February 2026 - 18:37 WIB

Jelang Lebaran 2026, Disnakertrans Jatim Turunkan 54 Posko THR dan Siaga Cegah PHK

Wednesday, 25 February 2026 - 18:31 WIB

Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH

Friday, 16 January 2026 - 15:51 WIB

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur

Berita Terbaru

Ciptakan Ramadhan berkesan dengan microphone SHORUSH. Cocok untuk tadarus, tarawih, dan kajian, lengkap promo diskon & gratis ongkir.

Berita

Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH

Wednesday, 25 Feb 2026 - 18:31 WIB