Kodim 0802 Ponorogo Perkuat Program Ketahanan Pangan Nasional dengan Penanaman Pisang Cavendish

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 10 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Kodim 0802/Ponorogo terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

Pengelolaan lahan di lingkungan Makodim yang dijadikan sebagai lokasi percontohan (pilot project) ketahanan pangan terpadu, menjadi salah satu bentuk kontribusinya.

Berbagai upaya konkret telah dilakukan Kodim Ponorogo untuk mendorong kemandirian pangan, mulai dari budidaya tanaman hortikultura hingga pengembangan sektor peternakan.

Sejumlah komoditas seperti ayam petelur, ikan lele, dan kambing telah berhasil dibudidayakan di lahan tersebut,

memberikan hasil yang produktif dan manfaat yang luas, baik bagi internal satuan maupun masyarakat sekitar.

Tak hanya fokus pada penyediaan bahan pangan secara mandiri, proyek ini juga mendukung pemenuhan kebutuhan makan bergizi secara gratis bagi masyarakat dan prajurit.

Baca Juga :  Situbondo Usulkan 72 Ribu Ton Pupuk Subsidi Tahun 2026 untuk 79 Ribu Petani

Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen Kodim 0802 dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan berdaya guna tinggi.

Di dalam upaya memperluas cakupan program, pada Sabtu (10/5/2025), Kodim 0802/Ponorogo melakukan langkah lanjutan dengan kegiatan penanaman bibit pisang Cavendish.

Sebanyak 50 bibit ditanam secara serentak di lahan milik Kodim dengan melibatkan partisipasi aktif Babinsa dari seluruh Koramil yang ada di bawah jajaran Kodim Ponorogo.

Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Inf Dwi Soerjono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi penguatan proyek ketahanan pangan yang selama ini telah berjalan dengan baik.

Ia menyebut bahwa penanaman pisang Cavendish bukan hanya sekadar menambah ragam komoditas pangan, tetapi juga bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan akses pangan tetap terjaga di wilayah Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga :  Naker Fest 2025 Madiun: Ribuan Lowongan Kerja dan Gelar Karya untuk Pencari Kerja

Lebih lanjut, Letkol Dwi Soerjono menjelaskan alasan dipilihnya pisang jenis Cavendish.

Menurutnya, buah ini dikenal luas di masyarakat karena memiliki rasa yang manis, tekstur yang lembut, serta kandungan nutrisi yang tinggi, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi dan mendukung kesehatan tubuh.

Ia juga menekankan bahwa dengan menanam komoditas yang bernilai gizi tinggi seperti pisang Cavendish,

Kodim Ponorogo ingin menghadirkan solusi pangan yang bukan hanya mencukupi kebutuhan dasar, tetapi juga memperhatikan kualitas gizi masyarakat.

Penanaman pisang ini, sambung Dandim, diharapkan dapat menjadi contoh yang bisa ditiru oleh masyarakat luas, khususnya dalam memanfaatkan lahan terbatas untuk kegiatan produktif yang bermanfaat.

Ia mengajak semua pihak, termasuk masyarakat dan aparat desa, untuk ikut berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan lokal.

Baca Juga :  Ketersediaan Daging Sapi di Kota Batu Jelang Ramadan 2025 Dipastikan Aman

Dengan melibatkan personel Babinsa dan juga pendekatan gotong royong, Kodim 0802/Ponorogo mengharapkan bahwa program ini bisa berjalan dengan berkesinambungan dan juga menjadi fondasi yang kuat dalam mewujudkan kedaulatan pangan di tingkat daerah.

Inisiatif Kodim Ponorogo ini menjadi bukti nyata bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab sektor pertanian, tetapi juga membutuhkan kolaborasi dari berbagai institusi, termasuk TNI.

Melalui langkah-langkah strategis seperti ini, diharapkan ketahanan pangan nasional dapat terwujud lebih cepat dan merata di seluruh penjuru negeri.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru