Gebrakan Mojokerto: 120 Koperasi Merah Putih dan Aplikasi Digital untuk Kemandirian Desa

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 19 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Disebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto menunjukkan langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa dengan meluncurkan 120 Koperasi Merah Putih serta dua aplikasi berbasis digital:

Superapps Mojocaakti dan E-Office Desa Digital Service.

Peluncuran program ini dilakukan pada Mei 2025 dan menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat kemandirian desa sekaligus mempercepat layanan publik melalui teknologi.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, yang akrab disapa Gus Bupati, menyampaikan bahwa koperasi ini dibentuk sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Ia menegaskan bahwa setiap koperasi dirancang agar mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka peluang distribusi bahan kebutuhan pokok seperti beras dan pupuk.

Dasar Regulasi dan Percepatan Pembentukan

Pembentukan Koperasi Merah Putih didasari oleh lima regulasi penting, termasuk Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian,

Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024, serta Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 mengenai percepatan pembentukan koperasi desa.

Selain itu, dua surat edaran dari Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian Desa turut memperkuat landasan pelaksanaan program ini.

Baca Juga :  Harga Sayur Naik Menjelang Iduladha, Tomat dan Timun Jadi Komoditas Tertinggi di Pasar Blimbing Malang

Gus Bupati menyebut bahwa hingga Mei 2025, sebanyak 120 koperasi telah resmi terbentuk dan tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Mojokerto.

Sementara itu, 184 desa lainnya ditargetkan menyusul sebelum pertengahan Juli 2025.

Ia juga menggarisbawahi bahwa program ini selaras dengan visi dan misinya selama lima tahun ke depan, terutama dalam hal penguatan ekonomi desa melalui koperasi.

Sinergi dengan Bulog dan Pupuk Indonesia

Salah satu strategi unggulan dari program koperasi ini adalah kemitraan langsung dengan dua BUMN besar, yaitu Bulog dan Pupuk Indonesia.

Kerja sama ini memungkinkan koperasi desa menjadi distributor resmi kebutuhan pokok, sehingga akses masyarakat terhadap bahan pangan dan pupuk menjadi lebih mudah dan harga lebih stabil.

Menurut Gus Bupati, keberadaan koperasi desa sebagai distributor tidak hanya akan menguntungkan masyarakat secara ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Cek Saldo BRI via BRImo: Praktis, Cepat, dan Bisa Dilakukan Kapan Saja

Ia berharap koperasi dijalankan dengan profesional dan amanah agar hasilnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat.

Dukungan Anggaran dan Legalitas

Pemerintah Kabupaten Mojokerto turut mengalokasikan dana dari APBD guna mendukung proses legalitas koperasi, termasuk layanan notaris, untuk memastikan koperasi berjalan secara sah dan terstruktur.

Hal ini menjadi bagian dari komitmen untuk menjadikan koperasi sebagai entitas ekonomi yang memiliki kekuatan hukum dan operasional.

Direktur Bisnis Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDB-KUMKM) Kementerian Koperasi dan UKM, Krisdianto, menyampaikan apresiasi atas terobosan cepat yang dilakukan oleh Pemkab Mojokerto.

Menurutnya, keberadaan koperasi yang merata di seluruh desa akan mempercepat pertumbuhan ekonomi mikro yang berbasis masyarakat.

Digitalisasi Pelayanan Desa

Selain program koperasi, Pemkab Mojokerto juga memperkenalkan dua aplikasi digital yang dirancang untuk mempermudah layanan publik: Superapps Mojocaakti dan E-Office Desa Digital Service.

Aplikasi ini menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah desa dalam mengakses layanan secara lebih efisien dan transparan.

Baca Juga :  Kenalan dengan PT. Shorai Sarana Suretyndo: Solusi Jaminan Proyek yang Profesional dan Terpercaya

Superapps Mojocaakti menyediakan berbagai fitur layanan publik yang terintegrasi, sementara E-Office Desa Digital Service memungkinkan perangkat desa mengelola administrasi secara digital dan tersistem.

Dengan hadirnya dua platform ini, diharapkan pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan hemat biaya.

Komitmen untuk Kemandirian Desa

Langkah strategis yang dilakukan oleh Pemkab Mojokerto ini membuktikan komitmen nyata dalam membangun desa yang mandiri, produktif, dan berbasis teknologi.

Melalui koperasi dan aplikasi digital, pemerintah daerah ingin menciptakan ekosistem desa yang kuat secara ekonomi dan modern dalam tata kelola.

Program ini juga menjadi respons langsung atas dorongan Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan percepatan pembentukan koperasi desa sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional.

Dengan dukungan regulasi, anggaran, serta kolaborasi lintas sektor, Mojokerto kini menjadi contoh nyata bagaimana desa bisa tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru jika diberi ruang, fasilitas, dan kepercayaan yang memadai.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru