Bank Indonesia dan Pemprov Jatim Fokus Garap Potensi Strategis Daerah untuk Mendorong Investasi Banyuwangi

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 5 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Diberitakan bahwa Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat langkah percepatan investasi di Kabupaten Banyuwangi.

Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini dinilai memiliki potensi strategis dalam menggerakkan roda ekonomi provinsi, khususnya melalui sektor pariwisata dan sumber daya alam.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian yang diberikan oleh BI dan Pemprov Jatim.

Ia menilai bahwa dukungan tersebut membawa dampak besar terhadap kemajuan perekonomian lokal.

Dalam diskusi yang dilangsungkan pada Sabtu, 3 Mei 2025, Ipuk mengatakan bahwa sejumlah proyek dan juga potensi daerah telah didiskusikan bersama dengan pihak BI dan juga pemprov guna mendapatkan fasilitas yang lebih maksimal.

Pertemuan antara pihak Bank Indonesia, Pemprov Jatim, dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah dilaksanakan pada Rabu, 30 April 2025.

Baca Juga :  Inflasi di Sumenep Januari 2025: Stabil dan Masih dalam Batas Aman

Yang ikut hadir dalam pertemuan itu antara lain Petrus Endri, Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur,

dan Dyah Wahyu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur.

Fokus utama pembahasan adalah langkah konkret dalam mempercepat laju investasi di wilayah Banyuwangi.

Dalam pertemuan itu, Bupati Ipuk turut memaparkan beberapa proyek strategis yang dinilai penting untuk didorong pelaksanaannya.

Di antaranya adalah pembangunan kereta gantung di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Ijen, pengembangan Pelabuhan Tanjung Wangi,

penyediaan jalur distribusi bagi gerbong produksi PT Industri Kereta Api (INKA), beserta rencana pembangunan kawasan industri di wilayah Wongsorejo.

Petrus Endria menyampaikan bahwa kehadiran BI dalam forum tersebut bertujuan menggali lebih dalam potensi investasi di Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga :  Pemkab Lumajang Pastikan Distribusi Gas LPG 3 Kg Tepat Sasaran dan Lancar

Hal ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditargetkan mencapai angka 8% pada tahun 2029, sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia menilai bahwa potensi Banyuwangi sangat luas, mulai dari sektor pertanian, kelautan, hingga pariwisata, serta industri strategis.

Pernyataan Petrus itu diperkuat dengan data dari Badan Pusat Statistik yang mencatat bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) nonmigas Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2024 mencapai Rp108.229,52 miliar.

Jumlah tersebut menempatkan Banyuwangi di peringkat ke-8 tertinggi untuk PDRB se-Jawa Timur, menjadikan kabupaten ini sebagai salah satu daerah dengan daya tarik investasi yang tinggi.

Selain potensi sektoral, faktor infrastruktur turut menjadi penunjang utama dalam mempercepat investasi di Banyuwangi.

Baca Juga :  Hari Koperasi ke-78 Dimeriahkan Peluncuran 80.081 KDMP dan Pasar Murah, Warga Tuban Sambut Antusias

Kabupaten ini telah dilengkapi dengan fasilitas strategis seperti pelabuhan, bandara, serta pabrik kereta api terbesar di Asia Tenggara yang dikelola oleh PT INKA.

Rencana penyambungan jalur tol Trans Jawa hingga Banyuwangi yang ditargetkan mulai terealisasi tahun ini juga menjadi nilai tambah dalam mendukung konektivitas dan logistik.

Melalui kolaborasi erat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan Pemprov Jatim, percepatan pembangunan dan investasi di Banyuwangi diharapkan dapat terwujud secara merata dan berkelanjutan.

Kawasan ini diyakini dapat berperan sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan nasional di masa depan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru