Dana Bergulir UMKM di Sidoarjo Dipastikan Tepat Sasaran dan Transparan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 10 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Diberitakan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Salah satu bentuk konkret dari dukungan tersebut adalah dengan disalurkannya program pinjaman dana bergulir yang ditujukan untuk meningkatkan daya saing pelaku UMKM di wilayah tersebut.

Bupati Sidoarjo, Subandi, secara langsung memantau jalannya penyaluran pinjaman dana bergulir untuk memastikan bahwa program tersebut benar-benar menyentuh pelaku usaha yang membutuhkan.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi dan memastikan bahwa dana yang dikucurkan benar-benar memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Subandi, program dana bergulir ini merupakan bagian dari strategi pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan yang diharapkan mampu mendorong UMKM agar lebih berkembang.

Baca Juga :  10 Ide Usaha Modal 500 Ribu yang Menjanjikan dan Cocok untuk Pemula

Ia menekankan bahwa pinjaman tersebut bukan sekadar bantuan finansial, melainkan sebuah investasi jangka panjang dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat Sidoarjo.

Lebih lanjut, Bupati Subandi mengungkapkan bahwa salah satu tujuan utama dari penyaluran dana bergulir ini adalah untuk membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan pendapatan serta memperkuat struktur usaha mereka.

Dengan akses modal yang lebih mudah, diharapkan UMKM bisa meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, dan menciptakan lapangan kerja baru bagi warga sekitar.

Subandi juga menyampaikan harapannya agar proses penyaluran dana ini dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Subandi juga menekankan pentingnya prinsip transparansi dan juga akuntabilitas dalam setiap tahapan program, mulai dari pendataan para calon penerima hingga pengawasan pascapencairan dana.

Baca Juga :  Wingko Gulung: Inovasi Jajanan Khas Malang yang Lahir dari Tekanan Ekonomi dan Kini Jadi Primadona

Pemantauan langsung oleh kepala daerah ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Sidoarjo dalam membangun iklim usaha yang sehat dan adil.

Subandi percaya bahwa jika program ini dijalankan dengan baik, dampaknya akan dirasakan tidak hanya oleh pelaku UMKM, tetapi juga oleh perekonomian daerah secara menyeluruh.

Ia juga melontarkan kalimat optimismenya bahwa program ini akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidoarjo di masa yang akan datang.

Dengan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal, dukungan yang konsisten akan memperkuat struktur ekonomi masyarakat dari bawah ke atas.

Melalui langkah konkret seperti ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap dapat menciptakan sistem pendukung UMKM yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Cara Cepat Ajukan KUR BRI 2025 Melalui Aplikasi BRImo, Tanpa Harus ke Kantor Cabang

Subandi pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keuangan dan stakeholder lainnya, untuk bersama-sama mengawal keberhasilan program pinjaman dana bergulir ini.

Dengan sistem pengawasan yang baik dan penyaluran dana yang tepat sasaran, diharapkan UMKM Sidoarjo dapat tumbuh lebih kuat, berdaya saing tinggi, dan berkontribusi maksimal dalam pembangunan ekonomi daerah.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru