TNI dan Petani Bersinergi Wujudkan Ketahanan Pangan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Panen Raya Jagung

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 25 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam memperkuat ketahanan pangan nasional kembali terlihat melalui peran aktif Komando Distrik Militer (Kodim) 0827/Sumenep.

Pada Sabtu, 24 Mei 2025, Kodim 0827/Sumenep turut serta dalam panen raya jagung hibrida yang berlangsung di Desa Manding Daya, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.

Kegiatan panen tersebut dilakukan di lahan seluas dua hektare yang dikelola oleh Kelompok Tani Mega Remeng.

Panen raya ini menjadi bukti konkret hasil kolaborasi antara kelompok tani dengan Gerbang Tani sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang diinisiasi oleh pemerintah pusat.

Letnan Kolonel Infanteri Yoyok Wahyudi, selaku Komandan Kodim 0827/Sumenep, hadir langsung dalam acara panen dan secara simbolis memanen jagung bersama para petani.

Baca Juga :  Pemerintah Lanjutkan Program PBI Jaminan Kesehatan 2025, Warga Miskin Tetap Dapat Akses Layanan Gratis

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan negara dari sisi pertahanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk membantu pembangunan di sektor pertanian.

Letkol Yoyok menerangkan bahwa keterlibatan TNI, khususnya melalui Kodim 0827, memiliki tujuan untuk mendorong pemanfaatan lahan-lahan tidur menjadi lahan yang jauh lebih produktif.

Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat penting untuk memberi dukungan dan semangat kepada para petani agar lebih termotivasi dalam meningkatkan hasil pertanian mereka.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara petani, pemerintah daerah, dan TNI sebagai kunci dalam menciptakan sistem pertanian yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut disebut sebagai bentuk nyata dari semangat gotong royong yang harus terus dipelihara.

Baca Juga :  Polres Sumenep Tegas Awasi Pendistribusian Pupuk Bersubsidi Demi Swasembada Pangan

Kodim 0827/Sumenep, sambung Letkol Yoyok, terus menjalin koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam merancang dan menjalankan berbagai program yang mendukung kesejahteraan petani.

Program-program tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor pertanian di daerah dan menjadi solusi terhadap ancaman krisis pangan.

Ia menyampaikan harapannya agar kegiatan panen raya seperti ini menjadi contoh positif dan memicu semangat kebersamaan lintas sektor, dari TNI hingga masyarakat petani.

Bukan hanya itu, Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bisa lebih aktif dalam mendukung gerakan ketahanan pangan melalui kerja nyata dan juga kolaborasi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan TNI dalam membantu memperkuat ketahanan pangan nasional, terutama melalui pemanfaatan potensi lokal yang ada di pedesaan.

Baca Juga :  Tingkat Pengangguran di Sumenep Menurun, Mayoritas Pekerja Adalah Petani

Panen raya jagung ini bukan sekadar membawa manfaat secara ekonomi bagi petani, namun juga memperkuat posisi sektor pertanian sebagai pilar penting dalam sektor pembangunan nasional.

Dengan keterlibatan aktif TNI dan kerja sama yang erat dengan kelompok tani, program ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi model bagi wilayah lain dalam mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru