Festival Nelayan Pacitan 2025: Warisan Budaya dan Magnet Wisata yang Kian Diminati

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 27 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Kabupaten Pacitan kembali menggelar Festival Nelayan 2025 sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya maritim sekaligus mempererat silaturahmi antara masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Kegiatan yang digelar pada Kamis, 26 Juni 2025, di Pelabuhan Tamperan, Kelurahan Sidoarjo, ini disambut antusias oleh warga dan turut dihadiri oleh sejumlah stakeholder penting.

Festival yang biasa diselenggarakan setiap tahun ini dibuka sejak pukul 09.00 WIB.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan selawat dan pengajian bersama, yang diikuti oleh ratusan masyarakat nelayan.

Kegiatan ini menjadi simbol rasa syukur atas hasil laut dan keselamatan dalam bekerja.

Lalu acara dilanjutkan dengan sambutan dari pemerintah daerah yang diwakili oleh Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah.

Baca Juga :  Sinergi Bank Indonesia dan Pemangku Kepentingan dalam Pengembangan UMKM

Dalam pidatonya, ia menyampaikan pentingnya menjaga kearifan lokal sekaligus menjadikan tradisi nelayan sebagai daya tarik wisata dan sarana pelestarian budaya daerah.

Setelah sambutan, masyarakat bersama para tamu undangan mengikuti kembul bujono, yaitu tradisi makan bersama di tempat terbuka.

Ritual ini mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang kuat di tengah masyarakat pesisir.

Puncak acara ditandai dengan larung sesaji ke laut. Sesaji yang dilarung berupa nasi tumpeng, buah-buahan, sayuran, serta umbi-umbian, yang masing-masing memiliki makna simbolik.

Larung ini dipercaya sebagai bentuk persembahan kepada alam dan ungkapan terima kasih kepada Tuhan atas berkah hasil laut yang melimpah.

Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, Arif Setia Budi, menuturkan bahwa pelaksanaan Festival Nelayan tahun ini berlangsung sangat meriah dan penuh semangat.

Baca Juga :  Syarat Penerima Bansos PKD 2025 di DKI Jakarta, Cek Kriterianya

Ia berharap kegiatan ini dapat terus mendorong kunjungan wisata ke Pacitan, baik dari wisatawan lokal maupun mancanegara.

Arif juga menyampaikan harapan agar hubungan antara pemerintah dan masyarakat nelayan semakin solid.

Menurutnya, festival ini menjadi jembatan komunikasi yang efektif untuk menyerap aspirasi serta menguatkan kolaborasi dalam pengembangan sektor kelautan.

Sebagai penutup, pengunjung disuguhi dengan pagelaran Reog Ponorogo, kesenian khas Jawa Timur yang kerap ditampilkan dalam acara budaya besar.

Penampilan Reog ini berhasil memikat perhatian para pengunjung dan menambah semarak suasana.

Tak berhenti di situ, acara dilanjutkan dengan panggung hiburan musik dangdut yang berlangsung hingga sore hari.

Suasana riang gembira terpancar dari wajah masyarakat yang ikut bernyanyi dan menari bersama di pelataran pelabuhan.

Baca Juga :  Peluang Bisnis Parcel Lebaran di Pacitan: Strategi UMKM Bertahan di Tengah Permintaan Tinggi

Festival Nelayan Pacitan 2025 ini tak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, namun juga telah berkembang menjadi magnet wisata yang potensial bagi sektor ekonomi lokal.

Pemerintah daerah optimistis kegiatan serupa akan semakin meningkatkan daya tarik Pacitan sebagai destinasi unggulan di pesisir selatan Jawa Timur.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat
Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat
Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini
Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan
Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya
Mahasiswa Jatim “Warning” Negara! Soroti Dana Asing ke NGO, Minta Pengawasan Diperketat
Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Berita Terkait

Monday, 27 April 2026 - 09:38 WIB

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat

Saturday, 25 April 2026 - 19:13 WIB

Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat

Saturday, 25 April 2026 - 16:11 WIB

Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini

Saturday, 25 April 2026 - 15:08 WIB

Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan

Saturday, 25 April 2026 - 12:05 WIB

Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya

Berita Terbaru

Kenali jenis alkohol dalam produk kosmetik dan obat, mulai dari ethanol hingga cetyl alcohol, beserta fungsi, manfaat, dan cara memilihnya tepat.

Berita

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat

Monday, 27 Apr 2026 - 09:38 WIB