Beternak Bebek Kian Menjanjikan di Sumenep: Permintaan Tinggi, Harga Stabil, dan Tahan Krisis

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 5 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Usaha peternakan bebek di Kabupaten Sumenep tengah menunjukkan perkembangan positif.

Di tengah kondisi fluktuatif harga kebutuhan pokok, beternak bebek justru dinilai mampu memberikan peluang keuntungan yang lebih besar.

Peningkatan permintaan terhadap produk turunan seperti telur asin dan daging bebek, baik di pasar tradisional maupun melalui penjualan daring, menjadi indikator kuat pertumbuhan sektor ini.

Tidak hanya telur, daging bebek pun kini mulai mendapat tempat istimewa di hati konsumen.

Restoran lokal dan pelaku usaha kuliner seperti warung bebek goreng hingga rica-rica bebek, semakin rutin menyerap pasokan dari peternak lokal.

Perubahan pola konsumsi masyarakat yang kini lebih terbuka terhadap variasi menu berbahan dasar bebek turut memicu peningkatan permintaan tersebut.

Baca Juga :  Pemerintah Kembali Salurkan BLT Dana Desa 2025, Ini Rincian Bantuan dan Cara Pencairannya

Menurut sejumlah pengamat agribisnis lokal, peternakan bebek memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan jenis ternak lainnya.

Bebek umumnya lebih tahan terhadap perubahan cuaca dan juga penyakit, sehingga risiko usaha menjadi lebih rendah.

Selain itu, siklus produksinya relatif cepat dan biaya pemeliharaan yang lebih terjangkau membuat bebek menjadi pilihan rasional bagi peternak pemula.

Dibanding dengan ayam, harga jual bebek cenderung lebih stabil dalam jangka waktu yang panjang.

Stabilitas ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi masyarakat desa yang mengandalkan sektor peternakan sebagai sumber penghasilan utama.

Selain itu, bebek juga tidak memerlukan pakan khusus yang mahal, cukup dengan pakan lokal yang mudah diakses peternak.

Baca Juga :  Jadwal Pencairan PKH 2025: Panduan Lengkap agar Keluarga Tidak Terlambat Memantau Bantuan

Pemerintah daerah Sumenep pun tidak tinggal diam.

Dengan berbagai program pemberdayaan dan pelatihan, kelompok peternak pemula didorong untuk bisa mengembangkan usaha beternak bebek secara lebih profesional.

Bantuan bibit unggul, pelatihan teknis, serta pendampingan manajemen usaha diberikan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.

Program ini sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis lokal.

Dengan memanfaatkan potensi peternakan unggas air seperti bebek, diharapkan desa-desa di Sumenep bisa mandiri secara ekonomi dan lebih resilien terhadap tekanan ekonomi makro.

Beberapa kelompok ternak di wilayah Kecamatan Pragaan dan Rubaru, misalnya, telah membuktikan bahwa beternak bebek bisa menjadi mata pencaharian yang stabil dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Job Fair Sumenep 2025 Tawarkan 3.000 Lebih Lowongan Kerja untuk Semua Lulusan

Dengan sistem kolaboratif dan pemasaran berbasis komunitas, mereka mampu memenuhi permintaan pasar dalam jumlah besar, tanpa mengorbankan kualitas.

Melihat tren ini, peternakan bebek tidak hanya menjadi solusi untuk peningkatan pendapatan rumah tangga, tapi juga berpotensi besar dalam menciptakan lapangan kerja baru di sektor agribisnis.

Apabila didukung dengan teknologi sederhana dan pelatihan berkelanjutan, usaha beternak bebek di Sumenep dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi desa yang tangguh di masa depan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru