Pemkab Jombang Gelar Operasi Pasar Tekan Harga Beras dan Stabilkan Pasokan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 2 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menyiapkan langkah strategis untuk menekan lonjakan harga beras yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami peningkatan signifikan.

Salah satu langkah utama yang akan dilakukan adalah menggelar operasi pasar di berbagai titik strategis.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, Suwignyo, menyampaikan bahwa kenaikan harga beras telah berdampak pada meningkatnya Indeks Perkembangan Harga (IPH) di daerah tersebut.

Ia menegaskan bahwa operasi pasar merupakan langkah cepat pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat.

Operasi pasar ini akan melibatkan sejumlah pihak, termasuk Perum Bulog dan Koperasi Desa Merah Putih, yang selama ini telah mendukung kelancaran distribusi beras di beberapa daerah.

Baca Juga :  Alur Lengkap Pencairan Uang Saku Magang Kemenaker 2025: Dari Verifikasi Data hingga Dana Masuk Rekening

Menurut Suwignyo, distribusi beras dari Bulog, termasuk melalui jaringan Koperasi Merah Putih di Mojokerto, telah berjalan dengan baik.

Pemkab Jombang berharap adanya mekanisme serupa agar segera diterapkan di wilayahnya supaya masyarakat bisa memperoleh beras berkualitas dengan harga sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kegiatan operasi pasar dijadwalkan dimulai pada Senin (4/8/2025) dengan lokasi pertama di Pasar Pon.

Selanjutnya, kegiatan serupa akan dilaksanakan di pasar-pasar rakyat lain serta beberapa kecamatan.

Operasi pasar tidak hanya menyasar konsumen langsung, tetapi juga pengecer, dengan harapan mampu menekan harga dari tingkat distribusi awal.

Setiap lokasi operasi pasar akan disediakan pasokan sekitar dua ton beras.

Beras tersebut akan dikemas dalam paket berukuran lima kilogram, dengan ketentuan pembelian maksimal dua paket per orang.

Baca Juga :  WBP Lapas I Madiun Panen Ribuan Lele, Wujud Nyata Program Ketahanan Pangan Nasional

Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan distribusi yang merata sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat memanfaatkannya.

Saat ini, harga beras medium di pasaran berada di kisaran Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram.

Melalui operasi pasar ini, pemerintah daerah akan menjual beras dengan harga yang lebih rendah atau sesuai dengan HET, sehingga dapat membantu masyarakat mengatasi beban ekonomi akibat kenaikan harga pangan.

Selain untuk menstabilkan harga, operasi pasar ini juga diharapkan dapat menjaga ketersediaan stok beras di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Pemkab Jombang optimistis program ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah sekaligus mengendalikan inflasi pangan.

Suwignyo menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah daerah, Bulog, maupun koperasi, dalam menjalankan program ini.

Baca Juga :  One Day Recruitment Disnaker Pasuruan, Langkah Strategis Buka Ratusan Peluang Kerja

Dengan sinergi yang kuat, diharapkan operasi pasar tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga dapat menciptakan stabilitas harga beras yang berkelanjutan.

“Dengan adanya operasi pasar ini, masyarakat diharapkan dapat membeli beras dengan harga yang wajar sekaligus mendapatkan kepastian ketersediaan pasokan,” ungkapnya.

Pemkab Jombang berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan di lapangan agar langkah ini benar-benar efektif dan tepat sasaran.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru