Primadona Baru Investor Milenial dan Gen Z di Tengah Iklim Investasi yang Tak Menentu: Emas Digital

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 12 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Di tengah kondisi pasar investasi yang kerap berubah-ubah, penuh ketidakpastian, dan dipengaruhi banyak faktor global, emas tetap mempertahankan posisinya sebagai salah satu instrumen investasi favorit.

Tren ini semakin diperkuat dengan hadirnya inovasi emas digital, yang kini mulai dilirik oleh investor lintas generasi, mulai dari milenial hingga generasi Z.

Bangun Prayogo, warga Kota Kediri yang sudah berkecimpung di dunia investasi emas selama satu dekade,

menilai bahwa meskipun pergerakan harga emas terkadang terlihat stagnan dalam jangka pendek, tren jangka panjangnya tetap menunjukkan kenaikan.

Ia mencontohkan, pada saat terjadi krisis ekonomi, inflasi meroket, dan nilai mata uang melemah, harga emas justru melonjak seiring meningkatnya permintaan pasar.

Baca Juga :  Strategi Pemasaran Digital: Kunci UMKM Bertahan dan Berkembang di Era Modern

Menurutnya, emas merupakan aset yang memiliki nilai jual tinggi sehingga bisa menjadi penopang finansial saat menghadapi kondisi darurat.

“Saat situasi mendesak, emas bisa segera dijual dan memberikan likuiditas cepat,” ujarnya.

Kehadiran teknologi kini membuat investasi emas semakin mudah diakses.

Berbagai aplikasi memungkinkan masyarakat untuk membeli, menjual, atau menukar emas secara digital kapan saja dan di mana saja, tanpa harus menyimpan emas fisik di rumah.

Hal ini memberikan rasa aman sekaligus fleksibilitas tinggi bagi para investor.

Pandangan senada disampaikan Pamela Dmayanti, seorang akademisi dari Universitas Strada Indonesia sekaligus investor emas asal Kota Kediri.

Dirinya mengungkapkan bahwa logam mulia Antam menjadi salah satu komoditas paling populer di kalangan investor emas tahun 2025.

Baca Juga :  Link Resmi Pendaftaran Antrian Pangan KJP Plus November 2025, Jangan Tertipu Situs Palsu!

Tidak hanya kalangan profesional, bahkan mahasiswa pun mulai melirik emas sebagai pilihan investasi jangka panjang.

Pamela menambahkan, di lingkungannya banyak rekan kerja dan anggota keluarga yang ikut berinvestasi emas, termasuk keponakannya yang masih duduk di bangku kuliah.

Menurutnya, emas dinilai memiliki risiko lebih rendah dibandingkan instrumen investasi lain yang terpengaruh volatilitas pasar saham atau nilai tukar mata uang.

Salah satu tantangan terbesar dalam investasi emas fisik adalah risiko kehilangan akibat pencurian, yang tidak hanya merugikan secara finansial tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan pemiliknya.

Inovasi emas digital hadir untuk menjawab permasalahan tersebut.

Dengan sistem pencatatan kepemilikan resmi pada platform digital terpercaya, investor dapat merasa tenang karena emas mereka tersimpan secara aman di lembaga penyimpanan yang terjamin.

Baca Juga :  Harga Cabai di Pasar Induk Pare Naik, Permintaan Tetap Tinggi

Selain itu, transaksi emas digital memberikan keleluasaan bagi investor untuk memulai dengan modal yang lebih kecil.

Mereka bisa membeli emas dalam jumlah gram sesuai kemampuan, lalu mengumpulkannya secara bertahap.

Inovasi ini membuat emas menjadi instrumen investasi yang inklusif, terjangkau, dan ramah bagi generasi muda yang baru memulai perjalanan finansial mereka.

Di tengah fluktuasi pasar global, kehadiran emas digital dinilai menjadi solusi investasi yang relevan dan adaptif.

Kombinasi antara keamanan, kemudahan akses, dan fleksibilitas membuatnya semakin diminati sebagai instrumen lindung nilai jangka panjang.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis
Harga Kedelai Melonjak, Produsen Tempe di Tuban Terpaksa Kecilkan Ukuran demi Bertahan
Permintaan Lele Meledak Gara-gara MBG, Petani Jombang Malah Terjepit Biaya Pakan
Petani Padi Dapat Kabar Baik! Pemkab Jombang Gelontorkan Rp1,2 Miliar untuk Pupuk Organik Cair
Belum Punya Gedung Sendiri, KDMP Senggreng Malang Bikin Kejutan! Omzet Tembus Rp20 Juta
Rupiah Tembus Rp17.646 per Dolar! Kadin Jatim Desak Pemerintah Geser Anggaran Demi Cegah Gelombang PHK
Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat
Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat

Berita Terkait

Saturday, 23 May 2026 - 14:59 WIB

Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Saturday, 23 May 2026 - 08:56 WIB

Harga Kedelai Melonjak, Produsen Tempe di Tuban Terpaksa Kecilkan Ukuran demi Bertahan

Friday, 22 May 2026 - 19:54 WIB

Permintaan Lele Meledak Gara-gara MBG, Petani Jombang Malah Terjepit Biaya Pakan

Friday, 22 May 2026 - 16:50 WIB

Petani Padi Dapat Kabar Baik! Pemkab Jombang Gelontorkan Rp1,2 Miliar untuk Pupuk Organik Cair

Friday, 22 May 2026 - 14:38 WIB

Belum Punya Gedung Sendiri, KDMP Senggreng Malang Bikin Kejutan! Omzet Tembus Rp20 Juta

Berita Terbaru