Pemkab Bangkalan Serahkan Mini Kombin QH 11 untuk Percepat Panen Padi

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Disebutkan bahwa upaya Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam memperkuat sektor pertanian kembali terealisasi melalui pemberian bantuan alat panen modern kepada Kelompok Tani Makmur di Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung pada Rabu (10/9/2025) di Balai Desa Lajing dan menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan petani.

Bantuan berupa Mini Kombin QH 11, sebuah mesin panen padi multifungsi, diberikan langsung oleh Dinas Pertanian Bangkalan.

Penyerahan ini mendapat sambutan positif dari petani yang selama ini masih mengandalkan cara tradisional dalam proses panen.

Mini Kombin QH 11 dikenal sebagai salah satu mesin pertanian modern yang mampu melakukan tiga tahapan penting dalam panen sekaligus, yaitu menuai, merontokkan, dan menampi.

Baca Juga :  Petani Jombang Beralih ke Jagung Usai Panen Padi Kedua, Strategi Hadapi Minimnya Air Irigasi

Dengan desain ramping, mesin ini bisa bergerak lincah di lahan sawah yang sempit maupun berlumpur, kondisi yang sering dijumpai di area persawahan Bangkalan.

Kehadiran alat ini diharapkan bukan hanya mempercepat proses panen, tetapi juga mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi produksi petani.

Dengan penggunaan teknologi pertanian modern, hasil panen dapat lebih cepat sampai ke pasar, sehingga potensi keuntungan petani pun semakin meningkat.

Acara penyerahan bantuan juga dihadiri Babinsa Desa Lajing Koramil 0829-13/Arosbaya, Serma Suparji, yang turut memberikan semangat kepada petani.

Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendampingi dan mendukung para petani dalam mengoptimalkan penggunaan alat pertanian tersebut agar kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.

Baca Juga :  TNI Aktif Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pengubinan Sawah di Bangkalan

Menurutnya, pemanfaatan alat modern seperti Mini Kombin QH 11 dapat menjadi solusi nyata bagi tantangan petani yang kerap kesulitan menghadapi masa panen dalam skala besar.

Bantuan Mini Kombin QH 11 ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangkalan Tahun 2025. Ketua Kelompok Tani Makmur, Bapak Fahri, menerima langsung penyerahan tersebut di hadapan sejumlah pihak terkait,

termasuk staf Dinas Pertanian, Kepala Desa Lajing, PPL pertanian, teknisi QH 11, perangkat desa, dan seluruh anggota kelompok tani.

Bagi kelompok tani, bantuan ini merupakan langkah awal dalam mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual serta mempercepat panen di musim mendatang.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, para petani Desa Lajing semakin optimis dalam mengembangkan sektor pertanian.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat TKA dan UTBK-SNBT 2025: Tahapan, Tujuan, dan Perbedaannya

Kehadiran Mini Kombin QH 11 diharapkan menjadi titik balik dalam meningkatkan produktivitas, mengurangi kerugian saat panen, dan menambah pendapatan petani.

Selain itu, penggunaan alat modern juga membuka peluang bagi petani untuk lebih kompetitif dalam menghadapi tantangan sektor pertanian di era sekarang.

Dukungan pemerintah diharapkan berlanjut, tidak hanya melalui bantuan alat, tetapi juga pendampingan, pelatihan, dan akses pasar yang lebih luas.

Bantuan ini sekaligus menunjukkan bahwa transformasi pertanian modern bisa dimulai dari desa, dengan kolaborasi pemerintah, petani, dan aparat desa.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru