Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Mulai Cair Oktober 2025, Begini Jadwal dan Mekanismenya

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 8 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Kabar baik datang bagi masyarakat penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Berdasarkan informasi dari Kementerian Sosial (Kemensos), pemerintah telah menetapkan bahwa penyaluran tahap keempat kedua program bantuan ini akan dilakukan mulai bulan Oktober hingga Desember 2025.

Rencana tersebut menjadi bagian dari agenda penyaluran bansos reguler yang dilakukan pemerintah setiap tiga bulan sekali.

Dengan demikian, masyarakat penerima manfaat kini menantikan proses pencairan untuk periode Oktober 2025 yang segera dimulai secara bertahap.

Kemensos menjelaskan bahwa penyaluran bantuan PKH dan BPNT tahap keempat tahun 2025 dilakukan secara bertahap di seluruh daerah.

Jadwal pencairan di setiap wilayah dapat berbeda-beda, tergantung pada kesiapan data penerima manfaat (DTKS) serta koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca Juga :  Jadwal dan Mekanisme Pencairan Bansos PKH–BPNT Tahun 2025: Cek Tahapannya di Sini

Melalui pendekatan bertahap tersebut, pemerintah berupaya agar proses distribusi bantuan berjalan lebih akurat dan tepat sasaran.

Setiap penerima manfaat akan mendapatkan notifikasi melalui aplikasi Cek Bansos, pendamping sosial, atau pihak bank Himbara (seperti BRI, BNI, BTN, dan Mandiri) yang menjadi mitra penyalur bantuan.

Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) merupakan dua jenis bantuan sosial reguler dari pemerintah yang ditujukan untuk keluarga miskin dan rentan.

Untuk bantuan PKH, besaran bantuan disesuaikan dengan kategori penerima, seperti ibu hamil, anak sekolah, penyandang disabilitas, hingga lanjut usia.

Nilai bantuannya bervariasi antara Rp900 ribu hingga Rp3 juta per tahap, tergantung kategori dan jumlah anggota keluarga.

Sementara itu, BPNT diberikan dalam bentuk bantuan pangan senilai Rp200 ribu per bulan, yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya melalui agen e-Warung atau mitra resmi bank penyalur.

Baca Juga :  Cara Membuka Rekening BCA Online 2025 dengan Mudah dan Aman, Berikut Panduan Lengkapnya

Dengan kombinasi kedua program ini, pemerintah berharap dapat menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat di tengah kondisi ekonomi yang masih belum sepenuhnya stabil.

Cara Cek Status dan Jadwal Pencairan Bansos 2025

Bagi masyarakat yang ingin memastikan apakah mereka termasuk dalam daftar penerima PKH dan BPNT tahap keempat, pengecekan bisa dilakukan melalui website resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.

Langkah-langkahnya meliputi:

Membuka situs cekbansos.kemensos.go.id.

Memasukkan nama lengkap sesuai KTP dan alamat domisili.

Mengisi kode verifikasi yang muncul di layar.

Menekan tombol “Cari Data” untuk melihat status penerima bantuan.

Apabila nama penerima muncul dalam daftar, maka pencairan bisa segera dilakukan di bank Himbara, Kantor Pos, atau e-Warung sesuai dengan jenis program bansos yang diterima.

Baca Juga :  Produksi Garam Sumenep Terganggu Cuaca

Melalui penyaluran bansos tahap keempat tahun 2025 ini, pemerintah berharap program PKH dan BPNT dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga daya beli.

Kemensos juga menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat untuk selalu memperbarui data kependudukan agar proses penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.

Dengan mekanisme yang terus disempurnakan, pemerintah berupaya menjadikan program bansos sebagai instrumen penguatan ekonomi dan perlindungan sosial berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru