Gubernur Khofifah Tinjau Rumah Rutilahu di Nganjuk: Wujud Nyata Hunian Layak untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 24 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.

Salah satu wujud nyatanya terlihat dari kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ke Desa Pace Kulon, Kabupaten Nganjuk, pada Kamis (23/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah meninjau dua rumah warga yang telah selesai direnovasi melalui program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu), hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kodam V/Brawijaya.

Kedua rumah tersebut merupakan milik Suyitno dan Mujiati, warga yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak huni.

Kini, keduanya dapat menikmati hunian yang lebih aman, bersih, dan nyaman.

Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi serta Wakil Bupati Trihandy Cahya Saputro, yang mendukung penuh pelaksanaan program tersebut di wilayahnya.

Baca Juga :  18 Desa di Sampang Terima Bantuan Rp 10,15 Miliar dari Pemprov Jatim untuk Infrastruktur dan Layanan Publik

Dalam penjelasannya, Khofifah menyampaikan bahwa program Rutilahu merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.

Melalui program ini, rumah-rumah yang sebelumnya tidak layak huni diubah menjadi tempat tinggal yang aman, sehat, dan manusiawi.

Ia menuturkan bahwa sebanyak 158 unit rumah di Kabupaten Nganjuk telah selesai direnovasi 100 persen melalui program Rutilahu tahun ini.

Renovasi yang dilakukan tidak hanya memperbaiki aspek fisik seperti atap, dinding, dan lantai, tetapi juga memperhatikan aspek sanitasi dan keamanan lingkungan, agar penghuni dapat hidup dengan lebih layak dan sehat.

Program ini, menurutnya, merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui peningkatan kualitas tempat tinggal.

Baca Juga :  Pemkot Batu Fokus Tingkatkan Pelayanan Dasar dan Perkuat Ekonomi Rakyat Lewat Program Unggulan 2025

Program Rutilahu di Jawa Timur tidak berjalan sendiri. Melalui kolaborasi dengan Kodam V/Brawijaya, pemerintah menargetkan renovasi sebanyak 1.900 unit rumah di 12 kabupaten/kota.

Khofifah menjelaskan bahwa pendataan dan identifikasi calon penerima bantuan dilakukan melalui koordinasi antara Pangdam V/Brawijaya dan Dandim di tiap wilayah.

Pendekatan ini dinilai efektif untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

Ia juga menyampaikan kepada Bupati Nganjuk agar terus mengajukan data rumah warga lain yang masih memerlukan bantuan perbaikan.

Program Rutilahu, kata Khofifah, akan terus berlanjut pada tahun berikutnya agar semakin banyak masyarakat Jawa Timur yang bisa tinggal di rumah yang layak huni.

Baca Juga :  Serapan Gabah di Ponorogo Masih Rendah, Dandim 0802 Upayakan Solusi

Sementara itu, dua penerima manfaat, Suyitno dan Mujiati, mengungkapkan rasa syukur mereka setelah rumahnya selesai direnovasi.

Suyitno menyampaikan bahwa ia tidak pernah menyangka akan mendapatkan bantuan tersebut dan kini bisa tinggal di rumah yang tidak lagi bocor saat hujan.

Mujiati juga mengaku sangat terbantu karena rumah barunya kini lebih kokoh, bersih, dan nyaman untuk dihuni bersama keluarga.

Program Rutilahu menjadi simbol nyata kolaborasi pemerintah daerah dengan TNI dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

Melalui inisiatif ini, Pemprov Jatim di bawah kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa terus berkomitmen menciptakan Jawa Timur yang sejahtera, inklusif, dan berkeadilan sosial.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru