Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Dorong Ketahanan Pangan Lewat Panen Raya Jagung di Sidoarjo

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 31 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Panen Raya Jagung yang berlangsung di Desa Bulang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Jumat (31/10/2025).

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor antara aparatur imigrasi, pemasyarakatan, dan masyarakat lokal dalam membangun kemandirian pangan di tingkat desa.

Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., bersama jajaran pimpinan tinggi kementerian serta unsur Forkopimda Jawa Timur.

Kolaborasi ini juga melibatkan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Polres Sidoarjo, serta sejumlah kelompok tani setempat.

Hasil panen jagung di wilayah tersebut dianggap sebagai capaian penting yang menunjukkan bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif bagi ketahanan pangan daerah.

Baca Juga :  Panen Raya Kecamatan Tarik: Bukti Nyata Sinergi Petani dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo

Dalam sambutannya, Menteri Agus Andrianto menegaskan bahwa ketahanan pangan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.

Menurutnya, semakin banyak keluarga yang mampu memproduksi kebutuhan pangan secara mandiri, maka semakin kuat pula fondasi ekonomi masyarakat.

“Ketahanan pangan dimulai dari diri sendiri dan rumah tangga. Jika kita bisa memenuhi kebutuhan pangan tanpa bergantung pada pasar, maka kesejahteraan otomatis meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program ketahanan pangan tidak semata-mata berbicara soal panen dan produksi, melainkan juga tentang semangat gotong royong antarinstansi serta tanggung jawab sosial untuk memastikan masyarakat memiliki akses terhadap sumber pangan yang berkelanjutan.

Menteri Agus juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran imigrasi dan pemasyarakatan yang telah aktif berpartisipasi dalam program nasional ini.

Baca Juga :  Diversifikasi Produk Pertanian: Kunci Stabilitas Harga dan Kreativitas Industri Pangan

Ia menilai kegiatan seperti ini mencerminkan kolaborasi nyata pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan turut menyerahkan sejumlah bantuan pertanian kepada warga Desa Bulang.

Bantuan yang diberikan mencakup 500 paket sembako, alat pertanian modern, serta benih jagung hibrida.

Seluruh bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara kementerian dengan PT Mega Surya Mas dan PT Corin.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, selaku pelaksana kegiatan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata tanggung jawab sosial imigrasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Ia menuturkan, aparatur imigrasi tidak hanya berperan dalam pelayanan keimigrasian, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pertanian.

Baca Juga :  495 Warga Kelurahan Tamanan Kediri Terima Bantuan Beras dari Program CBP Bapanas

Kegiatan panen raya diakhiri dengan prosesi panen simbolis yang dilakukan oleh Menteri Agus Andrianto bersama Forkopimda Jawa Timur, Kapolda Jatim, Dandim 0816, Kajari Sidoarjo, dan Sekda Sidoarjo yang hadir mewakili bupati.

Momentum tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memperluas kerja sama lintas lembaga dalam menghadapi tantangan krisis pangan global.

Menteri Agus menegaskan bahwa model kolaborasi seperti ini harus terus diperluas karena sektor pertanian tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan lintas instansi.

Ia menutup sambutannya dengan optimisme bahwa sinergi pemerintah pusat dan daerah dapat memperkuat kemandirian pangan menuju Indonesia yang lebih tangguh dan berdaulat di masa depan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru