DPRD Jatim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue di Malang

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur.

Salah satunya melalui inisiatif Anggota DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas, yang menggagas Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja: Pembuatan Roti dan Kue.

Kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, sebagai wujud nyata pemberdayaan masyarakat berbasis keterampilan.

Program tersebut terlaksana berkat kolaborasi antara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur, UPT BLK Singosari, dan Kelurahan Mergosono Kota Malang.

Sinergi lintas lembaga ini bertujuan memberikan kesempatan bagi warga untuk memperoleh keterampilan praktis di bidang kuliner, khususnya pembuatan roti dan kue, yang memiliki potensi pasar cukup tinggi.

Baca Juga :  Kolaborasi Antar-UMKM: Strategi Cerdas untuk Tumbuh Bersama

Kegiatan pelatihan ini mendapatkan sambutan antusias dari puluhan peserta yang ingin menambah kemampuan baru sekaligus mempersiapkan diri membuka usaha mandiri.

Dalam kegiatan tersebut, Puguh Wiji Pamungkas menyampaikan rasa syukurnya karena dapat menghadiri pembukaan program pelatihan di Kelurahan Mergosono.

Ia menilai, pelatihan semacam ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan daya saing masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Politisi muda dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menekankan bahwa program pelatihan kerja bukan hanya sekadar kegiatan formal, tetapi bentuk dedikasi nyata untuk membangun Malang sebagai kota yang mandiri dan berdaya saing.

Menurutnya, persoalan kemandirian ekonomi dan terbatasnya lapangan pekerjaan harus dijawab dengan menciptakan ruang-ruang pembelajaran yang mampu menumbuhkan kreativitas serta semangat kewirausahaan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Bondowoso Dorong Kerja Sama Strategis untuk Kembangkan Pasar Hewan dan Balai Benih Ikan

Ia juga menegaskan pentingnya perubahan paradigma masyarakat agar tidak hanya berfokus menjadi pencari kerja, melainkan berani menjadi pencipta lapangan kerja baru.

Melalui pelatihan seperti ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk mengembangkan usaha rumahan, terutama di sektor kuliner yang terus berkembang dan memiliki permintaan pasar stabil.

Pembukaan kegiatan pelatihan tersebut turut dihadiri oleh Kepala UPT BLK Singosari, Lurah Mergosono, serta Anggota DPRD Kota Malang Dr. Indra Permana.

Sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan lembaga pelatihan kerja dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur.

Puguh menegaskan bahwa DPRD Jawa Timur akan terus mendukung program-program produktif yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Tarik Tunai di Agen BRILink Menggunakan Kartu ATM BRI Secara Aman

Menurutnya, pelatihan kerja seperti ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun SDM yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

Ia berharap program serupa dapat diperluas ke wilayah lain di Jawa Timur agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat.

Dengan meningkatnya kemampuan dan produktivitas warga, diharapkan tercipta pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih merata.

Program pelatihan pembuatan roti dan kue ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa penguatan ekonomi daerah dapat dimulai dari peningkatan keterampilan masyarakat.

Melalui langkah tersebut, DPRD Jatim bersama berbagai pihak berkomitmen membangun masyarakat yang mandiri, kreatif, dan siap bersaing di dunia usaha.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis
Harga Kedelai Melonjak, Produsen Tempe di Tuban Terpaksa Kecilkan Ukuran demi Bertahan
Permintaan Lele Meledak Gara-gara MBG, Petani Jombang Malah Terjepit Biaya Pakan
Petani Padi Dapat Kabar Baik! Pemkab Jombang Gelontorkan Rp1,2 Miliar untuk Pupuk Organik Cair
Belum Punya Gedung Sendiri, KDMP Senggreng Malang Bikin Kejutan! Omzet Tembus Rp20 Juta
Rupiah Tembus Rp17.646 per Dolar! Kadin Jatim Desak Pemerintah Geser Anggaran Demi Cegah Gelombang PHK
Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat
Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat

Berita Terkait

Saturday, 23 May 2026 - 14:59 WIB

Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Saturday, 23 May 2026 - 08:56 WIB

Harga Kedelai Melonjak, Produsen Tempe di Tuban Terpaksa Kecilkan Ukuran demi Bertahan

Friday, 22 May 2026 - 19:54 WIB

Permintaan Lele Meledak Gara-gara MBG, Petani Jombang Malah Terjepit Biaya Pakan

Friday, 22 May 2026 - 16:50 WIB

Petani Padi Dapat Kabar Baik! Pemkab Jombang Gelontorkan Rp1,2 Miliar untuk Pupuk Organik Cair

Friday, 22 May 2026 - 14:38 WIB

Belum Punya Gedung Sendiri, KDMP Senggreng Malang Bikin Kejutan! Omzet Tembus Rp20 Juta

Berita Terbaru