Mulai 2026, Pelaporan SPT Wajib Lewat Coretax: DJP Siapkan Layanan Akhir Pekan untuk Wajib Pajak

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 11 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengumumkan kebijakan baru terkait mekanisme pelaporan perpajakan.

Mulai Tahun Pajak 2026, seluruh wajib pajak—baik individu maupun badan usaha—diwajibkan menggunakan aplikasi Coretax sebagai satu-satunya platform resmi untuk menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.

Kebijakan ini merupakan bagian dari program reformasi administrasi perpajakan yang sedang digencarkan pemerintah untuk meningkatkan keamanan, efektivitas, dan integrasi layanan.

Menurut penjelasan yang disampaikan Penyuluh Pajak Kanwil DJP Jawa Timur III, Agung Eka, Coretax hadir sebagai sistem terpadu yang menggabungkan berbagai layanan perpajakan dalam satu aplikasi.

Ia menyampaikan bahwa wajib pajak perlu segera melakukan aktivasi akun Coretax beserta Kode Otorisasi yang menjadi elemen penting untuk proses pelaporan.

Baca Juga :  Kisah Sukses Roti Gemoy: Strategi Memulai Bisnis dari Nol

Kode tersebut berfungsi layaknya tanda tangan digital sehingga setiap laporan yang dikirim dapat diverifikasi dan dinyatakan sah secara sistem.

Agung menekankan bahwa keberadaan Kode Otorisasi akan meningkatkan keamanan data wajib pajak serta mengurangi risiko kesalahan administratif.

Seluruh proses dikembangkan agar lebih efisien, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan wajib pajak yang semakin beragam.

Dengan sistem baru ini, DJP berharap proses penyampaian SPT dapat berlangsung lebih lancar dan minim hambatan teknis.

Untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital tersebut, jajaran Kanwil DJP Jawa Timur III menyiapkan langkah pendukung berupa layanan akhir pekan di seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Langkah ini dilakukan untuk memberikan ruang lebih bagi wajib pajak yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja.

Baca Juga :  Harga Gabah Naik di Lumajang, Petani Rowokangkung Sambut dengan Syukur

Informasi mengenai jadwal operasional akhir pekan dapat diperoleh melalui media sosial maupun kanal WhatsApp resmi masing-masing KPP.

Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III yang diwakili oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Marihot Pahala Siahaan, menjelaskan bahwa aktivasi Coretax sebaiknya dilakukan sebelum memasuki masa puncak pelaporan tahun depan.

Aktivasi lebih awal dapat mengurangi potensi gangguan sistem ketika trafik pengguna mencapai puncaknya.

Ia mengingatkan bahwa selama bulan Desember, akses ke server masih relatif lancar karena beban pengguna belum terlalu tinggi.

Selain itu, DJP menegaskan bahwa platform DJP Online yang selama ini digunakan masyarakat tidak lagi berlaku sebagai sarana pelaporan SPT mulai 2026.

Baca Juga :  Panduan Resmi Mengecek Informasi CPNS 2026: Hindari Hoaks dan Ikuti Kanal Pemerintah

Dengan demikian, seluruh wajib pajak diwajibkan melakukan transisi penuh ke Coretax.

Untuk masyarakat yang masih belum terbiasa menggunakan teknologi digital atau masih membutuhkan bimbingan, DJP memastikan bahwa petugas siap memberikan pendampingan agar tidak ada wajib pajak yang mengalami kesulitan.

Transformasi digital ini diharapkan mampu membawa perubahan besar dalam sistem perpajakan nasional.

Dengan adopsi Coretax secara menyeluruh, DJP menargetkan proses administrasi pajak menjadi lebih cepat, aman, dan terintegrasi, sejalan dengan arah modernisasi layanan publik yang lebih adaptif dan efisien.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru